Liburan Panjang Tingkatkan Daya Tawar Kacang Garut

0
60 views

“Penurunan Harga BBM Nyaris Tak Terasa Dampaknya”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 07/01 – 2016 ).

Akhmad Wakhyudin
Akhmad Wahyudin

Lantaran liburan panjang pergantian 2015-2016 ini, antara lain menyebabkan pasokan ragam komoditi di Pasar Ciawitali Guntur, Garut, Jawa Barat, berkurang.

Kemudian meski terdapat penurunan harga “bahan bakar minyak” (BBM), tetapi nyaris tak terasa dampaknya.

Bahkan kini  daya tawar mata dagangan kacang merah di Garut, justru mengalami peningkatan.

Kepala UPTD Pasar pada Disperindag kabupaten setempat H. Dayat, S.Sos didampingi Kepala Subag Tata Usaha Akhmad Wahyudin, SE katakan kacang merah tersebut, sekarang bertengger pada harga Rp22 ribu per kilogram.

Padahal beberapa hari sebelumnya bisa diperoleh dengan kisaran harga Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram, ungkapnya kepada Garut News di ruang kerjanya, Kamis (07/01-2016).

Endog.
Endog.

Meningkatnya harga komoditi ini, juga disebabkan banyaknya permintaan pemenuhan bahan baku produksi dodol kacang merah.

Disusul harga telur ayam ras, kini mencapai Rp24 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp19 ribu per kilogram, jenis sayuran buncis sekarang berkisar Rp2 ribu hingga Rp6 ribu per kilogram, dari sebelumnya bisa diperoleh dengan harga Rp1.000 per kilogram.

Sedangkan daging ayam ras Rp37 ribu per kilogram, yang sebelumnya berkisar Rp32 ribu hingga Rp34 ribu per kilogram.

Selanjutnya harga daging ayam kampung atawa bukan ras Rp50 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp45 ribu per kilogram, kemudian telur ayam kampung Rp2.500 per butir dari sebelumnya Rp1.500 per butir.

Jenis kacang badaru Rp9 ribu per kilogram dari semula Rp7 ribu per kilogram, sedangkan harga kacang ijo relatip normal atawa berkisar Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram, ungkapnya.

Dikemukakan pula, liburan panjang dengan pasokan berkurang menyebabkan pula terjadinya peningkatan harga bahan pokok, dan kebutuhan barang penting lainnya, beber mereka.

*******