Lereng Gunungapi Guntur Sarat Berserakan Limbah Medis

0
193 views

Garut News ( Senin, 09/03 – 2015 ).

sampah11Lereng kaki Gunungapi Guntur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini sarat berserakan limbah medis, serta limbah industri penyamakan kulit.

Menyusul “Satuan Tugas” (Satgas) Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu Provinsi Jawa Barat menemukan limbah medis, dan limbah kulit dibuang di kawasan Gunungapi tersebut.

Inilah Limbah Kulit di Kaki Gunungapi Guntur. (Foto: John Doddy Hidayat).
Inilah Limbah Kulit di Kaki Gunungapi Guntur. (Foto: John Doddy Hidayat).

“Limbah medis itu ditemukan di tiga titik, di area tujuh hektare. Rinciannya saya kurang tahu bisa ditanyakan kepada Kepala BKSDA Jabar,” kata Kepala Satgas Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu Jawa Barat Anang Sudarna, di Bandung, Senin.

Ia mengatakan, penemuan limbah medis seperti jarum suntik bekas, labu inpus bekas, dan lain-lain di Gunungapi Guntur tersebut baru terjadi kali ini.

 “Iya baru kali ini, ada di beberapa titik,” kata Anang yang juga menjabat sebagai Kepala BPLHD Jawa Barat.

Ketika ditanyakan siapa pelaku yang membuang limbah medis di kawasan tersebut, Anang menyatakan belum tahu.

 

Dijadikan TPS Atawa TPA. (Foto : John Doddy Hidayat).
Dijadikan TPS Atawa TPA. (Foto : John Doddy Hidayat).

“Untuk limbah medis, belum diketahui apakah dari sekitar atau dari Bandung jangan-jangan,” katanya.

Akan tetapi, lanjut dia, pihaknya akan menindak tegas setiap pihak yang membuang limbah medis sembarangan karena limbah tersebut masuk dalam kategori limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

“Dan itu pidana yang pastinya. Kita tidak ada ampun lagi kalau ketahuan,” katanya.

Pihaknya mengakui bahwa pengelolaan limbah medis memerlukan biaya namun sesuai dengan perundang-undangan limbah tersebut harus dikelola terlebih dahulu sebelum dibuang agar tidak berbahaya atau mencemari lingkungan sekitar.

“Memang kami menyadari itu dalam mengelola limbah medis ada biaya, tapi itu perintah undang-undang. Ketika jumlahnya kecil, seperti dari puskesmas, mungkin itu bisa kita kelola, disatukan. Dan selama ini di kita ada perusahaan pengelola limbah medis yang memenuhi standarisasi yakni Jasa Medivest,” katanya.

*********

Sumber : ANT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here