Legislator, Kudu Piawai Berinovasi Bisa Memproduk Legislasi

0
105 views
Heri Koswara.

Catatan Kecil Untuk Wakil Rakyat Garut

Oleh : Heri Kuswara*

Garut News ( Senin, 25/07 – 2016 ).

Heri Koswara.
Heri Kuswara. ( Ist ).

Membaca berita pada media online dprd-garut-kuuleun-tak-satupun-perda-diterbitkan-inisiatifnya, berjudul “DPRD Garut ‘Kuuleun”, Tak Satupun Perda yang Diterbitkan Atas Inisiatifnya, sebagai Asgar saya tentu kecewa dan prihatin dengan kondisi diatas, sepertinya wakil rakyat kita ini tidak berjuang maksimal sesuai dengan fungsinya yang diatur berdasarkan Undang-undang RI nomor 27/2009 tentang susunan dan kedudukan MPR/DPR-RI, DPD-RI dan DPRD.

Tak adanya inisiatif perda dari dewan dalam kurun waktu dua tahun berjalan ini menunjukan kurangnya kreatifitas, daya imajinasi dan inovasi yang tumbuh dan berkembang di kalangan anggota dewan. Tak salah jika siapapun (khususnya masyarakat garut) mulai memertanyakan dan meragukan kapabelitas (kompetensi) dari wakil rakyat, yang kita cintai ini.

DPRD Bukan Penjual Kangkung, Hanya Bisa Lenggang-lenggang Kangkung.
DPRD Bukan Penjual Kangkung, Hanya Bisa Lenggang-lenggang Kangkung. (Foto : John Doddy Hidayat ).

Meski bukan pengamat politik dan kebijakan publik, saya sedikit “greget” untuk memberikan catatan kecil tentang kondisi di atas tentu sesuai kapasitas saya sebagai akademisi yang bergelut di bidang pengembangan karir. Saya mempercayai (belajar husnudzon) bahwa wakil rakyat yang duduk di parlemen garut saat ini adalah hasil dari proses sortir, filterasi, dan seleksi yang pasti ketat dan menelan waktu panjang atawa tidak instan, dan bukan karbitan atau prematur.

Setiap partai politik dipastikan memiliki standarisasi, dan kualifikasi wajib dipenuhi semua kader (calon) legislator baik soft maupun hard skillnya. Katakanlah jika benar adanya proses itu dilakukan, lalu siapa/institusi mana perlu disalahkan ?. partai pengusuhkah, wakil rakyatkah atau lagi-lagi rakyat disalahkan lantaran salah pilih.

Bukan Penjual Kangkung.
Bukan Penjual Kangkung.

Penulis sangat yakin tak ada siapapun mau disalahkan, terutama rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.
Sebagai perbandingan, di bidang pengembangan karir saja untuk menempati salah satu job position, Assessment dilakukan dalam merekrut SDM handal dan mumpuni sangatlah ketat, dan kompetitif dari mulai proses recruitment, selection sampai pada placement.

Hal ini tentu perusahaan lakukan untuk memenuhi prinsip “the right man on the right place, The Right Man on The Right Job, The Right Man on The Right Performance “. Terlebih Di era globalisasi ini, standarisasi kompetensi, dan sertifikasi profesi, sebuah keharusan yang tak terelakan dalam menjawab tuntutan kompetensi SDM berdaya saing global, ditambah lagi bergesernya paradigma perusahaan memandang karyawan itu hanya sebagai mitra (bukan lagi aset) menjadikan mereka harus terus produktif, dan berkinerja baik yang dibuktikan KPI (Key Performance Indicator) setiap periodiknya.

Kembali kepada catatan kecil saya untuk wakil rakyat di parlemen Garut, entah seperti apa, pola dan metode rekrutmen dilakukan partai pengusung, serta strategi dan jurus jitu ( kiat sukses) apa, hingga Bapak/Ibu berhasil menduduki posisi mulia sebagi wakil rakyat di parlemen, yang pasti saat ini dan kedepan tidak sedikit “PR” harus diselesaikan DPRD, dan Pemkab setempat terutama yang sering menjadi pemberitaan di media dan obrolan hangat di media Sosial seperti masalah kesehatan, pendidikan, pengelolaan pasar, pengelolaan tempat wisata, dll.

Melalui forum, dan ruang terhormat itulah Bapak/Ibu harus terus bersuara dan berkarya demi Garut lebih baik. Saya akan tetap belajar berkhusnudzon di sisa waktu tiga tahun kedepan akan banyak regulasi diinisiasi, dan dilahirkan dari “Rahim” legislatif Garut (tidak pasif).

Bukankah Seorang Legislator harus Pandai dan Cerdas Membuat Legislasi ?, Tentu Iya, Semoga dengan begitu peraturan-peraturan dibuat dari hasil sinergitas, dan kolaborasi legislatif beserta eksektif bisa memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat Garut.

*************

Penulis : Akademisi/Ketum Gema Asgar Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here