Ledakan Populasi Calon Penumpang Balik Diluar Dugaan

Garut News ( Senin, 04/08 – 2014 ).

Hingga Menjelang Pukul 15.00, Senin (04/08-2014), Masih Setia menunggu Kedatangan Bus Tujuan Lebak Bulus di Terminal Guntur, Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).
Hingga Menjelang Pukul 15.00, Senin (04/08-2014), Masih Setia Antre dan Menunggu Kedatangan Bus Tujuan Lebak Bulus di Terminal Guntur, Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).

Kepala Terminal Guntur Garut, Jawa Barat, Sofyan Hidayat menyatakan, terjadinya ledakan populasi calon penumpang pada arus balik, Senin (04/08-2014) itu, sama sekali di luar dugaan.

Lantaran sebelumnya, diperkirakan lonjakan penumpang terjadi pada Sabtu, dan Ahad (02-03/08-2014).

Tetapi kenyataannya, kenaikan jumlah penumpang pada kedua hari tersebut tak signifikan, katanya.

Jumlah calon penumpang bus di Terminal Guntur Garut pada arus balik Lebaran Idulfitri, Senin (04/08-2014), semakin membeludak sejak sekitar pukul 06.30.

Bersabar Antre Menunggu Armada Bus, Yang Belum Diketahui Kapan Tiba di Terminal Guntur Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).
Bersabar Antre Menunggu Armada Bus, Yang Belum Diketahui Kapan Tiba di Terminal Guntur Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).

Mengantisipasi kekacauan berebutan kursi bus, sejak sekitar pukul 09.30, petugas memberlakukan antrean.

Khususnya pada bus paling diserbu penumpang, jurusan Garut-Pasar Rebo via Lebak Bulus, dan Garut-Cililitan.

Setiap calon penumpang kedua armada tersebut, kudu mendaftar mendapat karcis nomor antrean agar memeroleh tempat duduk.

Namun semakin siang jumlah calon penumpang kian terus membeludak.

Sedangkan jumlah armada bus siap mengangkut penumpang, justru sebaliknya kian tak terlihat.

Jalur-jalur antrean bus, juga lama kosong lantaran kedatangan dari perjalanan terlambat.

Sehingga terjadi tumpukan ratusan hingga ribuan calon penumpang.

Sekitar pukul 11.30, petugas memutuskan menyetop sementara pengambilan karcis antrean bus tujuan Pasar Rebo/Lebak Bulus, dan Cililitan.

“Kita terpaksa menyetop sementara pengambilan nomor antrean lantaran takut tak bisa melayani penumpang. Kalau dibagikan lagi karcis antrean, sementara bus enggak datang, kasihan penumpang tak terlayani. Kedatangan bus pun tak bisa ditentukan,” ujar Sofyan Hidayat.

Dikemukakan, hingga siang antrean nomor calon penumpang tujuan Pasar Rebo via Lebak Bulus mencapai 1.440.

Padahal bisa diberangkatkan sebanyak 840 orang.

Begitu juga calon penumpang tujuan Cililitan mencapai 480, terlayani 421. Sedangkan kedatangan armada busnya sangat terlambat.

“Maka kita sarankan pada para calon penumpang tujuan Lebak Bulus dan Cililitan, sebaiknya pulang lagi, kemudian besok datang ke terminal. Kalau mau, antre lagi sekitar pukul 01.00. Itu start keberangkatan dari Terminal Garut,” ungkap Sofyan.

Dijelaskan pula, keterlambatan bus tiba di Terminal Guntur akibat terjebak kemacetan di perjalanan.

Jalur Garut-Bandung pun terlihat lowong, bahkan dimanfaatkan jalur kedatangan bus tujuan Lebak Bulus, sebab sangat membeludaknya calon penumpang bus tersebut.

Sedangkan bus jurusan Garut-Bandung, selain kedatangan terlambat, tumpukan calon penumpang pun tak separah calon penumpang jurusan Jakarta itu.

“Calon penumpang jurusan Cikarang juga kesulitan mendapat bus di terminal. Sebab bus tujuan Cikarang itu di Terminal Guntur hanya lintasan. Keberangkatannya dari Singaparna. Dalam situasi seperti sekarang, dari Singaparna dipastikan penuh,” katanya.
******

Noel, Jdh.

Related posts

Leave a Comment