Lantaran Kemarau Petani Panawuan Beralih Tanam Tomat

0
4 views
Pembibitan Tomat.
Berketelitian Tinggi.

“Produktivitas Padi Sawah Melorot”

Garut News ( Rabu, 02/10 – 2019 ).

Petani Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul Garut di Kampung Pasir Seah beralih menanam tomat, lantaran kemarau panjang diperparah serangan hama tikus juga angin kencang menjadikan produktivitas padi sawah menjadi melorot.

“Menyusul panen padi sawah yang semestinya bisa menghasilkan delapan kuintal ‘Gabah Kering Giling’ (GKG), kenyataannya hanya 2,8 kuintal GKG,”┬ákeluh petani gurem, Abah Amir (60).

Bekerja Rapih.

Kepada Garut News, Rabu (02/10-2019), dia katakan selain sporadisnya serangan hama tikus juga kencangnya tiupan angin pada kemarau panjang ini, menmgakibatkan bulir padi menjadi hapa.

Sehingga banyak petani di perkampungannya beralih menanam tomat, dengan harapan bisa membuahkan hasil maksimal dengan harga jual tinggi, imbuhnya pula.

Produk Panen Padi Melorot.

Seperti halnya kini dielenggarakan tetangga terdekatnya, yang gencar melakukan proses pembibitan benih tomat agar hasil panennya memuaskan.

Dengan menanam tomat pada areal seluas 120 tumbak atau 1.680 m2, bisa ditanam 5.000 pohon tomat dengan rata-rata produksinya lima kilogram tomat pada setiap pohonnya.

Banyak Bulir Padi Menjadi Hapa.

Dengan total produksi panennya mencapai 25.000 kilogram, jika tak terkendala serangan hama tanaman, katanya.

Hasil yang Minimalis.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here