Laki Seks Laki Dominasi Penduduk Garut Terinfeksi HIV/AIDS

0
35 views
KPA Kabupaten Garut.

“Disebabkan Degradasi Moral Penyimpangan Perilaku”

Garut News ( Selasa, 07/11 – 2017 ).

KPA Kabupaten Garut.

********* Dari 43 kasus temuan baru terinfeksi HIV/AIDS di Kabupaten Garut, Jawa Barat, didominasi degradasi moral penyimpangan perilaku berupa “Laki Seks Laki” (LSL) mendera 26 individu, disusul masing-masing dialami empat waria dan penasun (pengguna jarum suntik narkoba), serta sembilan kasus masyarakat umum.

Mereka seluruhnya berusia produktif berkisar 20 hingga 45 tahun, terdiri 36 terinfeksi HIV, tujuh AIDS, serta tiga meninggal dunia lantaran terinfeksi AIDS selama rentang waktu Januari hingga September 2017.

Guntur Yana Hidayat.

********* Didesak pertanyaan Garut News, Selasa (07/11-2017), Pengelola Program “Komisi Penanggulangan AIDS” (KPA) kabupaten setempat, Guntur Yana Hidayat di ruang kerjanya katakan kasus baru terinfeksinya 43 penduduk tersebut, menjadikan sejak 2006 hingga September 2017 total jumlahnya mencapai 567 kasus HIV/AIDS, mereka tersebar pada 31 kecamatan di kabupaten ini, ungkapnya.

Ilustrasi, Gunakan Kondom.

********* Lantaran sejak 2006 hingga September 2016 silam terinfeksi pada wanita pekerja seks dua kasus, pria resiko tinggi 76 kasus, pasangan resiko tinggi 167 kasus, anak-anak hingga usia 15 tahun ada 15 kasus, tak terdeteksi lima kasus, LSL 49 kasus, waria 20 kasus, serta terinfeksi akibat penasun 190 kasus, atau total seluruhnya 524 kasus terinfeksi HIV/AIDS.

Sedangkan perilaku LSL itu sejak 2013 hingga September 2016 terdapat 49 kasus, namun sejak Januari hingga September 2016 terdapat 27 kasus LSL yang terinfeksi HIV/AIDS sehingga penambahannya mencapai 22 kasus atau sekitar 60 persen.

Dikemukakan Guntur Yana Hidayat, pola perilaku juga termasuk gaya hidup gaul yang konsumtif merupakan penyebab merebak-maraknya LSL di kabupatennya.

Karena itu bisa diestimasikan penambahan kasus baru LSL yang terinfeksi HIV/AIDS selama rentang waktu Januari hingga akhir Desember 2017 ini, setiap bulannya rata-rata mencapai delapan kasus.

Dalam pada itu, estimasi orang terdampak HIV/AIDS di Kabupaten Garut hingga 2020 mendatang menurut Kemenbkes mencapai 5.591 kasus, yang hingga akhir September 2017 terealisasi penemuan fenomena gunung es tersebut baru 10 persen.

“Therafi dan rehabilitasi, juga hak penasun,” imbuhnya antara lain.

*********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.