Lab. Komputer Mini Garut Raih Nominasi Indonesia Award

0
26 views
Dik Dik Hendrajaya.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 22/08 – 2016 ).

Dik Dik Hendrajaya.
Dik Dik Hendrajaya.

Kalangan kaula Muda Garut menggebrak dengan kreativitasnya yang membanggakan, bidang “Teknologi Informasi dan Komuikasi” ( TIK ).

Mereka dari  komunitas Steam Club Indonesia dengan inovasi Laboratorium Komputer mini – nya, berhasil menjadi nominasi ajang satu Indonesia Award, yang di gagas PT. Astra Internasional TBK.

Demikian dikemukakan Dawis Akbar, anggota Steam Club Indonesia beserta tiga anggota lainya ketika beraudensi dengan Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Dik Dik Hendrajaya di Kantor Diskominfo kabupaten setempat jalan Otista 278 A, Senin (22/08-2016).

Dawis Akbar, juga pembimbing pada komunitas TIK tersebut katakan, Lab. Komputer Mini itu diwujudkan berupa sebuah Lab. komputer berbiaya minimal. Sehingga satu paket Lab. Komputer bisa digunakan satu kelas, cukup dengan biaya sekitar Rp7 juta.

“Kami beraudensi dengan pak Dik Dik, pengembangan Lab. Komputer Mini itu murah berbiaya sekitar 7 juta rupiah, sekolah bisa miliki sebuah lab digunakan satu kelas, selain perhatian Pemkab, juga mendapat perhatian PT. Astra penyelenggara Indonesia Award, lab. komputer mini kami masuk empat besar bidang teknologi, mohon do’anya agar perwakilan kabupaten ini menjadi nominasi pertama, Senin ( 22 s/d 25 Agustus 2016 ) ada kunjungan lapangan Gruop Tempo melihat kegiatan lab. komputer mini, mewawancarai peserta dilanjutkan ke Pemerintah Daerah melihat responya, alhamdulilah respon sampai saat ini khususnya Diskominfo sangat mendukung sejak mengikuti lomba Inaicta,” ungkap Dewis Akbar.

Kepala Diskominfo Dik Dik Hendrajaya mengungkapkan, sangat kagum terhadap kreatifitas anak – anak muda tersebut, sebab selain menguasai ilmu TIK juga bisa berbagi ilmu kepada teman-teman se sekolahnya, kami selalu mendukung dan berkolaborasi memajukan TIK di kabupatennya.

Dikatakan, kegiatan Lab. Komputer mini sangat luar biasa, menyusul anak – anak sekolah dasar, bisa menstrasferkan ilmunya ke orang lain, selanjutnya Dikominfo pun mempunyai program inovasi antara lain : GAPAI (Garut Pandai Internet ), sehingga diharapkan dapat berkolaborasi dan kita sangat sport dan mendukung sekali, katanya.

Kekaguman kadis itu, bukan tak beralasan lantaran anggota Steam Club Indonesia ini sebagian besar alumni ajang Inaicta ( Indonesia ICT Award ), Aficta ( Asian pasific ICT Award ), serta kompetisi TIK Lainya, saat ini mereka sebagian besar masih murid SMP, tetapi menjadi mentor di Lab . Komputer Mini bagi adik – adik kelasnya.

“Kami ingin semua masyarakat Garut bisa mengenal TIK dan tidak gaptek serta terus mengetahui sarion simulator, agar kebudayaan terus lestari, imbuh Rafli Muhammad Ridwan salah satu anggota Steam Club Indonesi yang pernah mengikuti ajang Inaicta tahun 2014 dengan menyabet juara pertama dan merit award pada ajang Aficta bersama timnya.

Prestasi ini, diraihnya saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri Regol 10 Garut, kini Rafli beserta kawan – kawanya murid SMPN 2 Garut.

********