Kuatnya Indikasi Kecerobohan Bupati Kudu Segera Diklarifikasi DPRD

0
12 views

Repro Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 18/02 – 2016 ).

Kuatnya Indikasi Kecerobohan.
Kuatnya Indikasi Kecerobohan.

Kuatnya indikasi “kecerobohan” pencantuman lambang daerah Kabupaten Garut pada majalah “Amazing” edisi khusus “Hari Jadi Garut” (HJG) ke-203 dan media internal DPRD kabupaten setempat “Parlemen”, ternyata hingga kini masih merebak-marak menuai perbincangan hangat sejumlah kalangan.

Bahkan terdapat banyak kalangan menilai kesalahan tersebut, tak terlepas dari kecerobohan Bupati Rudy Gunawan menyermati, dan menyeleksi produk kebijakan bakal dikeluarkan ke publik.

“Seperti halnya naskah pidato kenegaraan bagi seorang kepala daerah, sebelum diputuskan menjadi produk akhir untuk disampaikan ke publik, dipastikan tuntas ditelaah serta divalidasi bupati agar tak ada kesalahan fatal. Tetapi pada kasusini, itu tak terlihat. Maka kita nilai bupati ceroboh,” kata Ketua DPD Laskar Indonesia Garut, Dudi Supriadi, Kamis (18/02-2016).

aa301Dia berpendapat, kesalahan penerapan lambang daerah tersebut tak bisa dianggap remeh-temeh. Lantaran lambang daerah itu selain merupakan kebanggaan, juga memuat moto daerah merupakan cita-cita seluruh masyarakatnya dipatenkan melalui Peraturan Daerah.

Pada majalah “Amazing” maupun buletin “Parlemen” ada kesalahan fatal tulisan moto Garut, yakni “Tata Tengtrem Kerja Rahaja”. Padahal seharusnya “Tata Tengtrem Kertaraharja”.

Karena itu, tandas Dudi, DPRD mesti meminta klarifikasi bupati. Jika dibiarkan, dia khawatir bisa menimbulkan preseden buruk, juga menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.

Ungkapan senada dikemukakan Pengurus “Gugus Garut Terpadu” (Gugat) Rudy Wijaya. Menurut dia, Bupati mesti bertanggung jawab atas beredarnya lambang daerah yang salah itu.

“Pengubahan lambang daerah seperti ini bukan kejadian pertama. Sebelumnya juga pada pengadaan pot-pot tanaman hias. Ini menabrak Perda, dan merupakan pelecehan terhadap lambang daerah,” tegas Rudy Wijaya.

********