Kualitas PDAM Garut Dinilai Masih Buruk

0
46 views
Ilustrasi.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 07/10 – 2017 ).

Ilustrasi.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengakui kualitas PDAM di daerahnya masih buruk, ungkapnya seusai menerima rombongan “Departemnt of Foreign Affairs and Trade” ( DFAT) Australia didampingi jajaran Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta PDAM Tirta Intan Garut di Pamengkang Pendopo Garut, Jum’at (06/10-2017).

“Maka, hari ini, memberikan dua hal akan segera dilaksanakan terkait PDAM ini. Perencanaan sambungam baru, dan peningkatan kualitas pelayanan yang masih buruk,” katanya.

Selain itu, dirinya juga secepatnya menambah dua direksi lagi. Sehingga nantinya ada tiga jabatan direksi di PDAM Garut. Tak hanya satu direksi dengan enam kepala bidang seperi sekarang. menjadi

Ditegaskan, pada 2019, Kabupaten Garut harus clean water roof, atau daerah kebutuhan air bersihnya tercakup seluruhnya.

“Ketika hari ini dari Kementrian PUPR datang kemari membicarakan bantuan hibah dari Kementrian PU kepada Pemda Garut, saya pun berharap PDAM memersiapkan segala sesuatunya,” imbuhnya.

Perwakilan Kementetian PUPR Elkana Catur katakan, pihaknya siap membantu dan mendukung Pemkab Garut mencapai target sebagai kabupaten clean water roof itu.

Berkaitan hibah akan diberikan, dia memersilahkan Pemkab Garut membangun dahulu, dan nantinya pihak kementetian melakukan penggantian sesuai dikeluarkan Pemkab setempat.

DFAT pun berkunjung ke Garut mengevaluasi bantuan hibah yang duluncurkan Pemerintah Australia ke Indonesia termasuk salah satunya Garut melalui Kementerian PUPR.

Direktur PDAM Tirta Intan Garut Doni Suryadi juga mengklaim berkat bantuan dan kerjasama PDAM Garut dengan Australia tersebut, kini terdapat 4.000 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dmenikmati layanan air bersih/air minum.

Diharapkan, bantuan serupa kembali bisa diterima karena di Garut masih banyak MBR belum terlayani kebutuhan air bersih, jelasnya.

*******

(NZ).