BBKSDA Jabar Menutup TWA Papandan Beserta Guntur

0
19 views

Garut News ( Jum’at, 30/01 – 2015 ).

 

Memerbaiki Portal yang Dirusak. (Foto Repro : JDH).
Memerbaiki Portal yang Dirusak. (Foto Repro : JDH).

“Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam” (BBKSDA) Jawa Barat, menutup sementara “Taman Wisata Alam” (TWA) Papandayan, dan TWA Guntur.

Kedua TWA berlokasi di Kabupaten Garut tersebut, terpaksa ditutup sementara lantaran memerhatikan kondisi cuaca yang cenderung ekstrim.

Sehingga dikhawatirkan bisa membahayakan pengunjung maupun masyarakat sekitar, yang masuk ke dalam kawasan, tandas Kepala BBKSDA Jabar Dr Ir Syivana Ratina, MSi.

Melalui Surat Edaran bernomor SE.223/BBKSDA JABAR-2/2015 Ditetapkan di Bandung Tertanggal 28 Januari 2015 Tentang Penutupan Sementara TWA Papandayan dan TWA Guntur, penutupan sementara itu juga memerhatikan kebutuhan pemulihan ekosistem kawasan.

Toni Ramdani.
Toni Ramdhani.

Maka TWA Papandayan dan TWA Guntur ditutup sementara sejak 2 Februari hingga 31 Maret 2015.

Surat Edaran Kepala BBKSDA Jabar ini, ditindaklanjuti Kepala Bidang KSDA Wilayah III, Ir M. Djundjun Nurzaman, MM melalui suratnya Bernomor S.189/BBKSDA-JBABAR-5/2015 Tertanggal 29 Januari 2015.

Antara lain memohon bantuan dan kerjasamanya dapat mencegah pengunjung, dan masyarakat memasuki kawasan konservasi TWA Papandayan, dan TWA Gunungapi Guntur.

TWA Gunungapi Papandayan.
TWA Gunungapi Papandayan.

Di antaranya ditujukan kepada Sekda Kabupaten Garut, Forum Komunikasi Daerah, institusi tekinis terkait serta para camat dan Muspika.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut pada BBKSDA Jabar, Toni Ramdhani kepada Garut News di ruang kerjanya, Jum’at (30/01-2015), antara katakan setiap seluruh jajarannya gencar menyosialisasikan Surat Edaran tersebut.

Sekaligus antara lain menyelenggarakan pemantauan lokasi bekas penambangan ilegal pasir di lereng Gunungapi Guntur.

Dilakukan pula perbaikan palang besi penghalang mobilitas transfortasi kendaraan angkutan pasir sekitar lokasi Sereuh Jawa Gunungapi Guntur, yang diduga kuat dilakukan pengrusakan.

Gunungapi Guntur di Kejauhan.
Gunungapi Guntur di Kejauhan.

Diagendakan juga segera dilakukan pemasangan spanduk larangan keras membuang sampah pada setiap seluruh kawasan konservasi.

Menyusul menjelang pergantian tahun 2014-2014  BKSDA Wilayah III Ciamis termasuk Garut menutup resmi aktivitas ilegal penambangan pasir, dan batu pada kawasan konservasi Gunungapi Guntur, Rabu (01/12-2014).

“Penutupan penambangan liar tersebut, ditandai pemasangan sepuluh portal sehingga menutup akses jalan masuk mobilitas para penambang”

Sepuluh portal permanen dipatenkan atawa sama sekali tak bisa dibuka itu, terdiri enam unit dipasang pada Blok Citiis. Serta empat unit portal di Blok Cilopang.

Proses penutupan dan pemasangan sepuluh unit portal ini, berlangsung kondusif terselenggara dengan dukungan dari jajaran Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, Bappeda, Distarkim, Dishut, Dinas LHKP, SDAP serta jajaran pemangku kewajiban lainnya.

Termasuk juga melibatkan lebih 30 personil Pam Swakarsa dan masyarakat peduli api.

Ditutupnya lokasi penambangan itu, masyarakat pengguna pasir dan batu bisa langsung memanfaatkan produk penambangan pasir di Tutugan Leles, yang dinilai legal.

Sedangkan proses alih profesi masyarakat penambang di Gunungapi Guntur, dikolaborasikan dengan jajaran Pemkab setempat.

Rangkaian proses penutupan dan pemasangan sepuluh portal ini, antara lain berdasar surat resmi bupati ditujukan pada para penambang.

Terkait Perda Nomor 29/2014 tentang RTRW 2011-2031 mengenai kawasan Gunungapi Guntur sama sekali tak ditetapkan sebagai wilayah pertambangan, katanya.

********

Esay/Foto: John Doddy Hidayat.