Kontribusi LPE Pertanian, Kehutanan, Perikanan Terus Melorot

0
16 views
Wabup Didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kehumasan pada Diskominfo Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, SH.
Membahas Dampak Wabah Corona Terhadap Perekonomian.

“Garut Belum Bisa Menyamai LPE 2016”

Garut News ( Kamis, 19/03 – 2020 ).

Kontribusi lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap ‘Laju Pertumbuhan Ekonomi’ (LPE) di Kabupaten Garut selama tiga tahun terakhir berturut-turut terus-menerus melorot.

Ketiga lapangan usaha tersebut pada 2016 bisa memberi kontribusi terhadap LPE di kabupaten ini mencapai 4,54 persen, namun pada 2017 melorot menjadi 2,32 persen kemudian 2018 (2,20 persen), bahkan 2019 terjun bebas menjadi 1,42 persen.

Aktivitas Transaksi Pedagang Dengan Konsumen di Pasar Guntur Ciawitali Garut, Kamis (19/03-2020).

Sedangkan LPE Kabupaten Garut pada 2019 bisa bertengger pada 5,02 persen atau meningkat 0,06 persen dibandingkan LPE 2018 (4,96 persen). Namun masih belum menyamai capaian LPE 2016 sebesar 5,90 persen.

Wakil Bupati dr H. Helmi Budiman ketika didesak pertanyaan Garut News katakan, untuk bisa mencapai tingginya LPE tak mungkin bisa diraih jika hanya mengandalkan APBD kabupaten setiap tahunnya.

Melainkan diperlukan pasokan pertumbuhan investasi, termasuk terus bertambahnya pendirian sektor industri.

“Sehingga antara lain bisa menambah jumlah uang yang beredar, dan terjadinya peningkatan daya beli masyarakat,” katanya di pelataran gedung Command Center Garut, Kamis (19/03-2020).

“Tak dijelaskan, apakah akibat merebak-maraknya alih fungsi lahan produktif pertanian”

Dalam pada itu, lapangan usaha informasi dan komunikasi pun terus-menerus menukik turun, malahan sejak 2016.

Lantaran pada 2015 kontribusinya mencapai 14,11 persen, pada 2016 menjadi 12,86 persen, kemudian 2017 (11,83 persen), 2018 (9,65 persen), dan pada 2019 juga mengalami terjun bebas menjadi 3,91 persen.

Lapangan usaha jasa lainnya pun mengalami penurunan dari 13,55 persen pada 2017 menjadi 7,10 persen pada 2018, dan pada 2019 menjadi 6,37 persen.

“Padahal lapangan usaha jasa lainnya antara lain berupa kesenian, hiburan, dan rekreasi”

Sedangkan kontribusi terbesar terhadap LPE Kabupaten Garut, yang trend nya setiap tahun meningkat yakni lapangan usaha penyediaan akomodasi, dan makan minum.

Lapangan usaha ini pada 2016 mencapai 7,59 persen kemudian meningkat pada 2017 menjadi 8,61 persen, disusul 2018 menjadi 9,04 persen, dan pada 2019 menjadi 10,50 persen.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here