KONI Desak Bupati Garut Segera Buktikan Janji

0
36 views
Ketua Bersama Sekretaris Koni Kabupaten Garut. (Jay).

Garut News ( Selasa, 19/12 – 2017 ).

Ketua Bersama Sekretaris Koni Kabupaten Garut. (Jay).

Pengurus “Komite Olahraga Nasional” (KONI) Kabupaten Garut mendesak Bupati Rudy Gunawan segera membuktikan janji manisnya, menambah anggaran pada APBD Perubahan 2017. Sedangkan Gunawan “keukeuh” bersikukuh telah memberikan dana Rp1,5 miliar.

“Begini KONI itu mendapatkan dana Pemda Rp1,5 miliar, manajemen keuangannya urusan KONI. Tetapi mereka bilang yang Rp500 juta untuk eksibisi itu sudah habis bayar atlet. Saya bilang kalau kurang, silahkan pinjam ke BPR. Jaminannya Pemda, nanti dibayar 2018, dilaksanakan atau tidak oleh KONI kan saya tak tahu. Kalau begitu, sudah saja Cabor datang ke saya, kasihan cabor, “ kilah Bupati, dengan nada ketus kepada Pers, Senin (18/12-2017).

Saat dimintai tanggapan keluh kesah KONI terpaksa pinjam sana sini, bahkan juga terpaksa menggadaikan BPKB, lantaran butuh dana cepat membiayai cabang olahraga belum mengikuti babak kualifikasi Porda.

Sekretaris KONI kabupaten setempat, Abdusy syakur Amin katakan memang KONI menerima dana bersumber APBD murni Rp1,5 miliar. Namun habis dipakai ragam kegiatan cabor, dan pemberian bantuan kegiatan olahraga lainnya.

” Memang kita terima Rp1,5 miliar dari Pemda, dana itu habis. Di antaranya Rp500 juta untuk mengikat atlet, karena akan mengukuti Porda. Jika atlet tak diikat mereka pindah ke daerah lain lebih menjanjikan materi. Banyak loh daerah lain menginginkan atlet kita, karena atlet Garut ini banyak berpotensi memeroleh medali di Porda nanti. Maka berjuang agar atlet-atlet kita bisa ikut babak kualifikasi (BK). Jika tak ikut BK, mereka tak bisa ikut Porda,” ungkap Syakur bersama Ketua KONI H. Ato Hermanto di kantor KONI.

Dikemukakan, KONI mengajukan kebutuhan dana persiapan Porda mencapai Rp1,3 miliar pada anggaran perubahan.

Namun katanya, hanya disetujui Rp720 juta, Namun kenyataannya hingga kini masih belum juga cair.

“Kita sampaikan rinci penggunaan Rp1,5 miliar ke Bupati, Bupati mengerti kebutuhan kita. Beliau berjanji membantu kekurangan KONI dari 720 juta, menjadi Rp500 juta. Tetapi ini pun belum cair. Sedangkan pinjam ke BPR persyaratannya panjang,” kata Rektor Uniga tersebut.

Ketua KONI Ato Hermanto, menilai kebijakan Rudy Gunawan selain kaku juga bahkan seolah ragu terhadap KONI. Padahal bupati sebelumnya sangat respek terhadap program KONI.

“Saya melihat mulai jamannya Bupati Dede Satibi, Pak Agus Supriadi, Pak Agus Hamdani, termasuk Aceng Fikri, gak ada masalah. Orang juga melihatnya aman-aman saja. Namun kenapa kok, Bupati Pak Rudy ini kesannya kaku dan ada keraguan terhadap KONI. Padahal saya bersama pengurus lainnya tak mungkin bermain-main anggaran. Kalau memang tak percaya, jangan dipaksakan,”  katanya.

Seluruh jajaran kepengurusan KONI pun kini sepakat memfasilitasi Bupati dan para pengurus cabor, jika Rudy Gunawan hendak memberikan kekurangan dana untuk BK Rp500 juta itu langsung kepada para pengurus cabor.

“Akan kita fasilitasi jika Pak Bupati mau menyerahkan langsung kepada cabor, tetapi harus dibuktikan,” ujar seluruh Pengurus KONI, serempak.

Sekretaris ll KONI Rizal Syam, menjelaskan beberapa cabor kini  mengikuti babak kualifikasi Porda dengan dana pinjaman pengurus KONI, berhasil meraih beberapa medali mas. Di antaranya cabor gulat memperoleh emat emas, pencak silat satu mas.

Memang selama ini terukur pada cabang-cabang ungglan bisa lolos. Sehingga kita upayakan sekuat tenaga supaya mereka bisa ikut, agar bisa berlaga di Porda nanti,” katanya pula. (Jay).

********