Kondisi Jalan Wisata Cipanas Masih Sangat “Menyedihkan”

0
38 views
Berkondisi Menyedihkan.

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 18/11 – 2016 ).

Berkondisi Menyedihkan.
Berkondisi Menyedihkan.

– Meski masih sekitar sebulan lagi berlangsung malam pergantian tahun 2016-2017, namun pengelola obyek wisata Cipanas Indah di kawasan obyek wisata favorit Cipanas Tarogong Kaler Garut mulai melakukan sejumlah langkah penataan sarana prasarana.

Langkah tersebut, dilakukan guna menyambut kemungkinan terjadinya lonjakan pengunjung jumlah wisatawan pada musim liburan panjang liburan sekolah, natal, dan pergantian tahun.

“Kita berharap adanya penataan sarana prasarana di lingkungan Cipanas Indah ini, selain terlihat rapih, asri, dan indah, pengungjung juga bisa nyaman,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Wisata Cipanas Indah pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Herman, Jum’at (18/11-2016).

Tetapi tak urung, dia merasa miris dengan kepuasan bisa didapatkan wisatawan berkunjung ke kawasan obyek wisata pemandian air panas favorit di kabupaten itu. Lantaran, hingga kini kondisi akses jalan menuju kawasan masih memprihatinkan.

Terkesan terlantar. Banyak kerusakan pada sepanjang jalur jalan, khususnya mulai arah kota Kecamatan Tarogong Kaler. Terlebih memasuki areal dipenuhi perhotelan dan penginapan hingga kawasan perparkiran sekitar lingkungan Cipanas Indah.

Drainase pada kanan kiri jalan tak berfungsi maksimal. Di beberapa titik, aliran air meluber ke badan jalan.
Diperparah, terdapat beberapa titik, badan jalan kerap digenangi banjir setiap hujan deras turun. Sehingga semakin mengganggu mobilitas kendaraan para pengunjung. Baik beroda dua maupun empat.

Sarana perparkiran nyaris setiap perhotelan dan penginapan bagi kendaraan pengunjung pun tak cukup memadai. Terlebih di areal perparkiran milik Pemkab Garut dikelola Dinas Perhubungan depan Cipanas Indah. Kondisi ini berlangsung bertahun-tahun, dan nyaris tak terperhatikan.

Menurutnya, persoalan kondisi jalur jalan raya Cipanas sebenarnya dibahas Pemkab melibatkan sejumlah dinas instansi terkait, pengusaha dan pelaku wisata sejak pemerintahan Bupati Aceng HM Fikri-Wabup Dicky Chandra untuk dilakukan perbaikan.

Namun tak sempat terealisasi karena “keburu” terjadi krisis politik pemerintahan berujung lengsernya Aceng HM Fikri. Selepas itu, tak ada lagi kelanjutannya hingga kini.

“Jalan Cipanas ini tak bisa langsung diperbaiki karena banyak jalur pipa distribusi air panas ke hotel dan penginapan berada persis di bawah jalan. Sehingga beresiko cukup besar. Lalu sempat ada kesepakatan jalan diperbaiki dengan catatan jalur pipa air panas dibongkar dan dibenahi dulu. Tetapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya,” kata Herman.

Padahal, para pengusaha hotel dan penginapan sangat mendukung dan siap jika jaringan pipa air panas itu dibongkar kemudian dibenahi tak melintasi badan jalan.

“Mereka mau jika jaringan pipa air panasnya dibongkar dan dibenahi. Dengan catatan, mereka diberikan waktu pemasangannya. Nantinya pipa air panas bisa dipasang di sepanjang drainase jalan, misalnya,” ujar Herman.

Dikatakan, ada sekitar satu kilometer panjang jalan raya Cipanas mendesak bisa segera dilakukan pembongkaran, dan pembenahan jaringan pipa air panasnya.

“Kalau persoalan ini bisa ditangani. Jaringan pipa dibenahi, dan jalan diperbaiki, saya yakin jumlah pengunjung bisa lebih meningkat dibandingkan biasanya. Sebab pengunjung juga dapat merasakan kenyamanan akses jalannya,” imbuhnya.

********

(nz, jdh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here