Kondisi IPM Garut Melorot Tajam Bahkan Kedodoran

0
70 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 17/11 – 2015 ).

Anak Kelas Empat SD Ini Membantu Orang Tua Mendorong Roda Sampah.
Anak Kelas Empat SD Ini Membantu Orang Tua Mendorong Roda Sampah.

Kondisi “Indeks Pembangunan Manusia” (IPM) Kabupaten Garut melorot tajam bahkan menjadi kedodoran, dari semula mencapai sekitar 72,81 menjadi sekitar 62.

Sehingga dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Barat, juga menjadi urutan kedua dari bawah.

Semula bisa bertengger pada peringkat 17 menjadi 26, dari 27 kabupaten/kota.

Demikian antara lain diakui Bupati Rudy Gunawan pada Rapat Paripurna DPRD di sela pembacaan Jawaban Bupati atas tanggapan DPRD melalui Pandangan Umum seluruh Fraksi tentang Raperda APBD kabupaten 2016, beserta sejumlah Raperda di Gedung DPRD setempat, Senin (16/11-2015).

Rudy Gunawan.
Rudy Gunawan.

“Kami baru menerima rilis tentang IPM Garut tahun 2014. IPM Garut dan juga IPM di seluruh Indonesia mengalami perubahan karena ada perubahan sistem. Kabupaten Garut terjun bebas,” katanya.

Karena itu, harus dilakukan pengkajian terutama bagaimana menyelesaikan kondisi IPM terpuruk tersebut. Begitu menerima kabar itu, dirinya mengaku langsung menggelar pertemuan bersama Wakil Bupati Helmi Budiman, Sekda Iman Alirahman, dan sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Dikatakan, kemungkinan Sekda Iman Alirahman akan menyampaikan persoalan IPM Garut itu di hadapan DPRD secara khusus dengan menyertakan data-data sebagaimana disampaikan “Badan Pusat Statistik” (BPS).

Melorot tajamnya IPM ini, terbilang ironis. Sehingga sejumlah anggota DPRD dan pejabat SKPD pada rapat tersebut, terhenyak.

Lantaran, Pemkab kini berupaya meningkatkan pencapaian angka IPM sebelumnya 72,81 menjadi sekitar 73,76 poin pada 2016. Sebagaimana tercantum dalam Perda No. 3/2014 tentang RPJMD 2014-2019.

Pemulung Cilik di Kota Garut, Jawa Barat.
Pemulung Cilik di Kota Garut, Jawa Barat.

Belum dipastikan apakah merosotnya IPM itu, berdampak terhadap kondisi kembali berstatus daerah tertinggal atawa tidak.

Padahal pada September 2014 sempat dinyatakan Kementerian “Pembangunan Daerah Tertinggal” (PDT) sebagai daerah terlepas dari status daerah tertinggal. Setelah belasan tahun sebelumnya berpredikat daerah tertinggal lengket pada kabupaten ini.

“Metode Baru”

Berdasar keterangan sumber resmi BPS berhasil dihimpun Garut News, Senin, (02/11 – 2015), antara lain menunjukan kini terdapat metode baru perhitungan penentuan IPM.

Maka berdasar metode baru tersebut, kondisi IPM Kabupaten Garut hingga akhir 2014 mencapai 62,23 atawa hanya meningkat dibawah satu digit dibandingkan tahun sebelumnya, 61,67.

Malboros Bebas Polusi. Mengais Rejeki Sambil Asuh Anak.
Malboros Bebas Polusi. Mengais Rejeki Sambil Asuh Anak.

Sedangkan berdasar metode perhitungan lama hingga akhir 2013 IPM Garut mencapai 72,43.

Sedangkan IPM Provinsi Jawa Barat hingga akhir 2014 mencapai 68,80 (metode perhitungan yang baru).

 

 

********

 

Noel, Jdh.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here