Komplotan Maling “Aneh” Borong Menjarah Barang

0
62 views

Garut News ( Ahad, 08/02 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Penduduk Desa Sindanglaya dikejutkan aksi penjarahan SD Muhammadiyah Cilincing, dan Madrasah Tsanawiyah Ar Rafi, Sabtu (07/02-2015) dini hari.

Tiga masjid serta satu warung dekat lingkungan sekolah juga didatangi maling.

Dari beberapa lokasi tersebut, para pelaku menjarah sejumlah barang penting seperti piranti komputer, monitor, printer, gas elpiji tiga kilogram, trofhy, obat-obatan, dan sejumlah uang.

Kepala SD Muhammadiyah Calingcing Nani Sumiati katakan, pihaknya kehilangan satu unit CPU, printer, trofhy, dan obat-obatan.

Peristiwanya diketahui saat penjaga sekolah membuka pintu depan sekitar pukul 06.00 WIB, kaca jendela berikut teralis besi terlihat keadaan terbuka.

Curiga, penjaga sekolah melakukan pengecekan. Ternyata lemari di ruangan berantakan. Semua isi lemari bertebaran di luar.

Diduga pelaku hendak mencari uang. Pelaku juga diduga masuk sekolah melalui jalan belakang, dan masuk ruangan membongkar jendela.

Rupanya pelaku hendak mencari uang, tetapi enggak ada, kata Nani.

Diduga tak puas atas barang diembatnya, komplotan maling pun mendatangi Madrasah Tsanawiyah Ar Rafi berjarak hanya beberapa meter dari SD Muhammadiyah Cilincing.

Dari madrasah, pelaku membawa kabur barang-barang elektronik, seperti speaker, CPU, monitor, printer, dan sejumlah uang koperasi.

Kemungkinan pelaku masuk ruangan kantor melalui pintu depan. Mereka sempat mengacak-acak isi kantor.

Lemari, meja, dan etalase diacak-acak. Namun setelah dicek, dibawa hanya CPU, monitor, printer, dan sejumlah uang koperasi sekitar Rp15 juta, kata seorang guru madrasah, Wawan.

Masih tak cukup puas, komplotan maling meneruskan aksinya terhadap sebuah warung di samping sekolah, serta tiga masjid di lingkungan lokasi kejadian.

Dari warung, pelaku menggondol gas elpiji tiga kilogram, barang dagangan, dan sejumlah uang. Sedangkan dari ketiga masjid, pelaku menyabet kencleng uang masjid.

Ketiga masjid berlokasi di Kampung Cinangsi, Cijambe, dan Kampung Calincing.

Warga menduga kuat aksi pembobolan itu dilakukan komplotan pelaku sama berlangsung pada dini hari. Sebagian menduga pelaku bukan orang asing.

“Sepertinya bukan orang jauh. Trofhy saja diembat. Tetapi anehnya, CPU dibawa itu CPU jelek. Sedangkan masih bagus tak diambil. Obat-obatan, dan barang jajanan anak-anak diambil. Kan, aneh juga,” kata seorang warga.

*******

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here