Komanaga – Raksa FM Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu

0
134 views

“Pada Jumpa Fans Radio Komunitas Seni dan Budaya Wanaraja Garut, Jawa Barat”

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Ahad, 23/11 – 2014 ).

Peduli Menyantuni Ratusan Anak Yatim Piatu.
Peduli Menyantuni Ratusan Anak Yatim Piatu.

Yayasan “Komunitas Mantan Narapidana Garut” (Komanaga) bekerjasama Radio Komunitas Seni dan Budaya “Raksa FM” menyantuni sedikitnya 128 anak yatim piatu.

Berlangsung di Aula Kecamatan Wanaraja, Ahad (23/11-2014), pada jumpa fans perwakilan dari ribuan pendengar radio penyiaran yang mengudara di ketinggian frekuensi 107,7 MHz tersebut.

Abah Lili Menyampaikan Santunan.
Sebagian Penerima  Santunan.

Ketua Yayasan Komanaga juga Pimpinan radio penyiaran itu, Encep Kosasih(50) akrab disapa berpanggilan udara “Pak Eko”  antara lain mengemukakan, program sosial budaya termasuk berkesenian yayasannya ini, tak hanya diperuntukan serta diikuti para mantan narapidana.

Melainkan siapapun induvidu, yang memiliki kepedulian sosial mengabdikan diri untuk keadilan dan kemasyarakatan.

Abah Lili Menyampaikan Santunan.
Abah Lili Menyampaikan Santunan.

Sebagaimana termaktub dalam visinya mewujudkan insan berkarakter, sejalan pula dengan visi radio komunitas seni dan budaya tersebut.

Sehingga fans radio ini pun tak hanya di Wanaraja tetapi tersebar pada wilayah Kecamatan Sukawening, serta wilayah kecamatan sekitarnya, tandas Eko.

Dijelaskan Eko, Komanaga didirikan 2007 kemudian yayasannya pada 2013 lalu.

Encep Kosasih(50) akrab disapa berpanggilan udara “Pak Eko”
Encep Kosasih(50) akrab disapa berpanggilan udara “Pak Eko”

Pembina Yayasan Komanaga, akrab disapa Abah Lili mengatakan pula, hendaknya seluruh lapisan masyarakat, kalangan pejabat juga para pengusaha bisa memiliki kepedulian sosial terhadap anak yatim piatu.

Bahkan ke depan, Komanaga pun bisa memerhatikan kondisi orangtua para jompo, menyusul Komanaga banyak terdapat mantan narapidana dengan beragam persoalan yang telah mereka tebus, dan kini terus melakukan perbuatan baik.

Karena itu, imbuh Abah Lili, hendaknya pula kita semakin menyadari pentingnya beramal antara lain dengan perbuatan baik.

Sehingga siapapun termasuk kaum dhuafa dapat hidup layak bersama, demikian antara lain dikemukakan Abah Lili.

Dalam pada itu, Radio Penyiaran Raksa FM mengudara sejak 2011 kini dikelola  belasan personil, di antaranya terdiri penyiar serta koordinator penyiaran.

Menggelorakan Seni Budaya dan Sosial Kemasyarakatan.
Menggelorakan Seni Budaya dan Sosial Kemasyarakatan.

Bersiaran sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, didominasi materi siaran mengangkat potensi kearifan lokal masyarakat setempat.

Berupa produk seni dan budaya termasuk budaya buhun atawa lawas.

Antara lain pula menampilkan siaran pencak silat, seni calung, reog, jaipong, serta qasidahan maupun nasyid.

Mewakili Ribuan Fans Raksa FM.
Mewakili Ribuan Fans Raksa FM.

Encep Kosasih juga Kepala SDN Sindang Ratu II, selama ini sangat menggemari seni budaya sehingga mewujudkan radio komunitas seni dan budaya, katanya.

Karena itu, selama ini pun senantiasa pula menampilkan siaran wayang golek, serta jumpa fans, serta menyiarkan berita pagi dan siang.

Selama ini banyak merakit sendiri peralatan elektroniknya, ungkap Eko yang aktif antara lain pada kegiatan ORARI, menambahkan.

“Dahlia Rostiati”

Dahlia Rostianti.
Dahlia Rostianti.
Tampilan Memukau Marawis Al-Fawaz dari Cihuni.
Tampilan Memukau Marawis Al-Fawaz dari Cihuni.
Semarak Jumpa Fans Raksa FM.
Semarak Jumpa Fans Raksa FM.
Koordinator Penyiaran Radio Komunitas Seni dan Budaya di Wanaraja.
Koordinator Penyiaran Radio Komunitas Seni dan Budaya di Wanaraja.

Satu di antara penyiarnya Dahlia Rostianti, kini masih menjadi pelajar kelas tiga SMKN 1 Garut jurusan broudcasting.

Gadis berobsesi ingin menjadi sutradara itu, mengaku terus mengupayakan bisa tampil prima pada penugasannya memandu agenda siaran lagu-lagu dangdut pada setiap malam hingga pukul 21.00 atawa pukul 22.00 WIB.

Pada rangkaian helatan jumpa fans dan pemberian santunan, antara lain disajikan tauyiah dari Ketua MUI setempat, Oom Abdurahman.

Antara lain dihadiri kalangan Muspika, Kepala Desa serta aparat pemerintahan lainnya.

Ditampilkan pula semarak seni budaya termasuk pencak silat serta hiburan penyajian Marawis Al-Fawaz dari Cihuni, antara lain didukung vokalisnya Bunda Sholihah/Hj. Sahanah, serta Hj. Eli Yulia.

 

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here