Kokam Garut Siap Amankan Penyelenggaraan Tabligh Akbar

0
148 views
NZ.

Garut News ( Selasa, 07/11 – 2017 ).

NZ.

******** (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah” (Kokam) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Garut siap mengamankan penyelenggaraan Tabligh Akbar menghadirkan Ustaz Bahtiar Natsir, dan Ahmad Shabri Lubis di Garut, Sabtu (11/11-2017).

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Garut/Panglima Kokam Daerah Garut Dian Noviar Nugraha katakan, kehadiran Kokam pada Tabligh Akbar menuai pro kontra lantaran penolakan PC Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Garut terhadap rencana kehadiran Ustaz Bahtiar Nastsir, dan Ahmad Shabri Lubis itu, tak hanya sekadar melakukan pengamanan melainkan juga memenuhi undangan serta mendengarkan tausiyah.

Dia menyerukan, Aliansi Umat Islam agar membuka ruang tabayun dan komunikasi untuk duduk bersama perihal adanya pro dan kontra antara Aliansi Umat Islam sebagai penyelenggara dengan unsur PC NU Garut, yang merasa keberatan dengan beberapa hal pertimbangan menurut masing-masing versinya.

Hal tersebut dibutuhkan untuk mencegah jangan sampai ada saling unjuk kekuatan sesama umat Islam. Sehingga akan berpengaruh pada dilematisnya publik dalam pergaulan sosial di lingkungan masyarakat.

“Tabayun, dan membuka ruang komunikasi adalah kunci menjaga kodusivitas Kabupaten Garut tercinta ini. Peran aparat TNI dan Polri di sini sangat diperlukan. Apalagi Alhamdulillah dari pihak MUI (Majlis Ulama Indonesia) Garut sudah turun tangan untuk menengahi perbedaan pandangan ini. Diperlukan kedewaan dari masing-masing pihak,” imbuhnya.

Dikemukakan pula, hingga kini, ratusan anggota Kokam di Garut terdaftar siap bergabung hadir dan mengamankan Tabligh Akbar tersebut.

Sebelumnya, mantan Ketua MUI Kabupaten Garut KH Abdul Halim mengemukakan keheranannya dengan munculnya penolakan sebagian umat Islam khususnya PC NU Garut terhadap kehadiran Ustaz Bahtiar Natsir yang diagendakan hadir mengisi tausiyah pada Tabligh Akbar di Alun Alun depan Masjid Agung Garut akhir pekan ini.

Sebab, kata Abdul Halim, beberapa kali Ustaz Bahtiar Natsir mengisi tausiyah di Masjid Agung Garut namun tak pernah ada kejadian keributan atau meresahkan umat Islam Garut.
“Itu semua sudah teruji dengan beberapa kegiatan di Garut dengan Ustaz Bahtiar Natsir”, ujarnya.

Karena itu, dia menyarankan jika PC NU Garut merasa keberatan dengan dihadrikannya Ustaz Bahtiar Natsir maka PC NU Garut dipersilahkan membuat pernyataan sikap atau himbauan kepada pengurus dan anggota PC NU Garut agar tidak menghadiri acara tersebut.

“Menuai Reaksi Keras”

Munculnya sikap penolakan PC NU Kabupaten Garut terhadap kehadiran Ustaz Bahtiar Natsir, dan Ahmad Shabri Lubis pada Tabligh Akbar di Garut membangkitkan reaksi keras umat Islam lainnya. Baik di Garut sendiri maupun luar Garut.

Sejumlah lembaga keislaman termasuk pondok pesantren di Garut bahkan serta merta membentuk penggalangan dukungan agar kegiatan Tabligh Akbar di Lapang Oto Iskandardinata/Alun alun depan Masjid Agung Garut tetap digelar dengan menghadirkan Bahtiar Natsir, dan Ahmad Shabri Lubis, juga Tatang Mustofa Kamal.

Tabligh Akbar bertemakan “Memperingati Hari Pahlawan dan Mempertegas Garis Perjuangan Ummat Islam” di Kabupaten Garut diselenggarakan Gabungan Umat Islam Garut itu, diagendakan Sabtu (11/11-2017) pagi.

Sejumlah lembaga telah menyatakan bergabung mendukung antara lain Ponpes Al Ishlah Manabitul ‘ulum, Majlis Al Ishlah, Ponpes Bahrul Ulum Pameungpeuk, Majlis Dzikir dan Shalawat Al Mubiin, Fathul Hidayah Cisurupan, Al Hidayah 2 Nangoh, Miftahul Hidayah Nangoh, Badahiyah 2 Rancadadap, Miftahul Huda Rancabolang, Darul Hidayah Nangoh, dan Yayasan At Tamam Cipanas Garut, DKm Miftahul Aziz Situjaya.

“Sebagai sesama Muslim hendaknya senantiasa arif dan mewaspadai ragam kemungkinan merebaknya teori konspirasi untuk mengadu domba antar Umat Islam, sebab Agama, dan Nabi kita sama Muhammad SAW,” ungkap warga Panawuan Tarogong Kidul termasuk  diingatkan Ny. Hilda.

***********

(NZ).