KKN Tematik UPI Pasok Kebutuhan Darah PMI Garut

0
112 views
Sinergitas KKN Tematik UPI Bandung 2018 di Desa Situsaeur Garut, Bersama Beragam Kalangan Setempat.

Garut News ( Sabtu, 04/08 – 2018 ).

Sinergitas KKN Tematik UPI Bandung 2018 di Desa Situsaeur Karangpawitan Garut, Bersama Beragam Kalangan Setempat.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tahun ini di Desa Situsaeur Karangpawitan Garut, berempati membantu memasok pemenuhan kebutuhan darah PMI kabupaten setempat.

Upaya nyata kalangan mahasiswa perguruan tinggi tersebut, dikemas pada serangkaian kegiatan bhakti sosial donor darah, antara lain dihadiri langsung Kepala Markas PMI Kabupaten Garut, Agus Heryanto, S.Sos, M.Si, Sabtu ( 04 – 08 – 2018 ).

Agus Heryanto dan Rahma Putri Hapsari.

Fasilitator kepedulian sosial ini, Arry Muhammad Ihsan katakan keprihatinannya Garut kerap mengalami kekurangan labu darah, sehingga termotivasi menggelar donor darah melibatkan jajaran PMI kabupaten, yang diharapkan bisa mendapatkan 100 pendonor.

Babinsa Setempat Juga Berperan Aktif Donorkan Darah.

Ketua Kelompok Situsaeur, Edo Nofri Anggara bersama personil dokumentasinya Rahma Putri Hapsari mengemukakan, KKN Tematik Revolusi Mental tersebut memprogramkan pula Indonesia Bersih/Sehat, Tertib, Melayani, Mandiri, dan Indonesia Bersatu.

Berlangsung selama 40 hari hingga 25 Agustus 2018 melibatkan 11 mahasiswa semester delapan, tiga di antaranya kaum perempuan. Terdiri jurusan Bahasa Inggris, Akutansi, Teknik Sipil, Pariwisata, Tata Busana, dan Jurusan Perpustakaan.

Agus Heryanto Pantau Pelaksanaan Donor Darah.

Setiap seluruh agenda kegiatan KKN bisa terselenggara dengan baik, atas jalinan koordinasi, dan sinergitas dengan beragam komponen elemen masyarakat juga unsur pemerintahan setempat, termasuk pada penyelenggaraan donor darah ini, katanya.

Agus Heryanto juga mengakui, selama 2017 lalu bisa memenuhi total pelayanan mencapai 17.260 labu darah atau setiap bulannya rata-rata 1.438 labu darah.

Registrasi Para Calon Pendonor.

Sedangkan pendonor dari dalam kabupaten diperoleh 9.905 labu darah, kemudian donor dari luar kabupaten 6.147 labu darah, sehingga total keseluruhannya 16.152 labu darah.

Maka kekurangannya 1.108 labu darah bisa dipenuhi dari pasokan luar kabupaten, di antaranya dari Tangerang, Jakarta, dan dari Bandung, berkat kerjasama dengan UTD dari luar Kabupaten Garut.

Berlangsung Kondusif.

Sedangkan pada 2016 silam, total pelayanan darah mencapai 17.091 labu darah, masing-masing bisa dipenuhi dari pendonor darah dalam kabupaten 10.057 labu darah, serta pendonor dari luar kabupaten 7.034 labu darah, ungkapnya pula.

Namun, hingga kini pendonor dari dalam Kabupaten Garut, ternyata hanya bisa memenuhi 60 persen kebutuhan pelayanan darah di kabupaten tersebut.

Sekretaris Desa pun Mendonorkan Darah.

Karena itu, pada 2018 ini, di antaranya memprogramkan peningkatan partisipasi pendonor dari 60 persen menjadi minimal 70 persen, kemudian membangun koordinasi sekaligus berupaya bersama Pemkab Garut.

Lantaran berdasar “Peraturan Pemerintah” (PP) Nomor 7/2011 Tentang Pelayanan Darah, disebutkan biaya sarana/prasarana menjadi tanggungjawab Pemkab setempat.

Babinsa Situsaeur, Serda Asep Saefulrohman menyatakan pihaknya pun mendukung penuh pelaksanaan KKN Tematik itu, sehingga bisa berlangsung sesuai rencana, kondusif, serta terjalinnya koordinasi dengan para pemuka masyarakat, trermasuk Karang Taruna.

Kampus UPI Bandung.

Dihadiri pula, antara lain  peserta KKN Tematik UPI Bandung dari desa lainnya, termasuk penduduk Sukamukti, Pidayeuheun, dan Panyingkiran Karangpawitan.

******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.