KKN Tematik Citarum UPI Serap Aspirasi Masyarakat

0
48 views
Wujudkan Masyarakat Berperilaku Hidup Bersih, dan Sehat.

Bandung, Garut News ( Senin, 31/12 – 2018 ).

Wujudkan Masyarakat Berperilaku Hidup Bersih, dan Sehat.

“Kuliah Kerja Nyata” (KKN) Tematik Citarum Penta Helix Mahasiswa “Universitas Pendidikan Indonesia” (UPI) Semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019 pada Kelompok Desa Majalaya Bandung, diawali penyerapan ragam aspirasi masyarakat setempat.

Penyerapan aspirasi tersebut, sebagai langkah perdana sebagai upaya pengenalan sekaligus menyosialisasikan program yang bakal direalisasikan selama 40 hari, sejak 2 Januari 2019.

Kerja Bareng.

“Sehingga tak hanya mengusung program KKN, melainkan bersinergis memadukannya dengan aspirasi yang terjaring. Guna mewujudkan peran serta seluruh elemen dan komponen masyarakatnya,” ungkap Giwang Senjaya, dan Rizky Baenur.

Kepada Garut News di Majalaya, Senin ( 31/12 – 2018 ), Ketua I dan II Kelompok Desa itu juga katakan Citarum Harum (Penta Helix), Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Keluarga, serta Pembuatan Bank Sampah, merupakan program yang digulirkannya.

Berperan Serta Langsung.

Khususnya kepada penduduk pada lingkungan lima RW yang dilintasi “Daerah Aliran Sungai” (DAS) Citarum.

Dari lima RW ini, dua RW di antaranya kondisi sosial budaya dan ekonomi sekitar 87 kepala keluarga atau 244 penduduknya sudah terinventarisir, umumnya mereka sebagai pekerja/karyawan perusahaan.

Citarum Harum, ungkap mahasiswa KKN dari perguruan tinggi berkampus di Bumi Siliwangi tersebut, memiliki ‘marwah’ bernilai adi luhung dalam upaya mengembalikan fungsi sungai yang senantiasa bisa memberi berkah kepada penduduk sepanjang aliran yang dilintasinya.

Namun jika sungai tersebut sarat tumpukan ragam jenis sampah, selain menjadi kotor dan berbau menyengat, juga bisa mengakibatkan bencana apalagi jika terus – menerus terjadi sedimentasi maupun pendangkalan akibat alih fungsi lahan.

Karena itu, KKN Tematik Citarum Penta Helix Mahasiswa UPI Bandung, antara lain maksimal mengadvokasi masyarakat yang langsung sangat berkepentingan dimilikinya aliran sungai bebas tumpukan sampah, serta bebas dari pembuangan limbah apapun.

Bahu Membahu.

Maka pendekatan perilaku hidup bersih dan sehat, di antaranya bakal digelindingkan melalui wahana Posyandu, sarana pendidikan anak usia dini, serta pertemuan dengan masyarakat yang melibatkan para pemangku kebijakan.

Terdiri unsur pemerintahan, pemuka agama, tokoh masyarakat, serta pelbagai elemen dan komponen lainnya termasuk unsur kepemudaan.

Para peserta KKN, juga ikut serta terjun langsung bersama pihak mana pun bahu-membahu  membersihkan dan membenahi DAS Citarum.

*******

Muhamad Erwin Ramadhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here