Ketua MUI Garut Sangat Harapkan Legislatif Berkredibilitas

Garut News ( Rabu, 24/09 – 2014 ).

KH Drs Agus Muhammad Soleh.
KH Drs Agus Muhammad Soleh.

Ketua “Majelis Ulama Islam” (MUI) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Drs H. Agus Muhammad Soleh sangat mengharapkan agar kalangan legislatif berkredibilitas.

Benar benar amanah, bertanggungjawab tinggi, serta tak terjebak atawa terbelenggu oleh kepentingan sesaat.

Demikian dikemukakannya, sehubungan proses pemilihan para kepala daerah bakal tak lagi diselenggarakan secara langsung.

Melainkan melalui pemilihan oleh para anggota dewan, ungkap Agus Muhammad Soleh kepada Garut News di ruang kerjanya, Rabu (24/09-2014).

Dia juga mengemukakan, pada dasarnya sistem apapun memiliki kelemahan dan kelebihan.

Namun jika ditelisik secara sosiologis, ternyata proses pemilihan langsung selama ini, dimanapun kerap bisa berpotensi menimbulkan konflik sosial, bahkan konflik horizontal.

Sehingga sejak 2014 lalu, terdapat kepedulian dari kalangan Ormas “Nahdlatul Ulama” (NU) menggelar “Musyawarah Nasional” (Munas) di Cirebon.

Di antaranya merekomendasikan kepada pemerintah agar proses pemilihan dilakukan oleh DPR, atawa tak secara langsung.

Antara lain dimaksudkan agar bisa meminimalisir terjadinya beragam resiko konflik horizontal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, imbuhnya, menyerukan.

Kendati pemilihan secara tak langsung tersebut, seperti membeli kucing di dalam karung.

Diingatkan Agus Muhammad Soleh, wajar terjadi pro dan kontra mengenai pemilihan tak langsung, tetapi  jika telah menjadi keputusan lembaga hukum berkonsekuensi kudu tetap dilaksanakan.

Karena itu, jika terdapat pihak yang tetap bersikeras tak setuju, maka silahkan saja kembalikan pada lembaga berwenang, antara lain melalui proses uji materi perundang-undangan.

“Sangat Setuju”

Kholid Assad.
Kholid Assad.

Banyak kalangan masyarakat termasuk Kholid Assad kepada Garut News menyatakan sangat setuju pemilihan melalui lembaga legislatif.

Lantaran bisa mencegah “Kemadaratan”, menyusul proses pemilihan langsung selama ini tak berbanding lurus dengan kondisi kesiapan sumber daya manusia sebagian besar masyarakat.

Meski demikian, dia mengingatkan pula supaya kalangan legislatif kudu benar-benar amanah, konsisten dengan komitmennya mengutakan kepentingan rakyat.

Bukan kepentingan pribadi, atawa tak mementingkan golongannya semata, tandas Kholid Assad.

Dia menambahkan, masyarakatpun sangat mendesak segera memeroleh proses pendidikan politik, yang baik dan sehat, imbuhnya menyerukan.

******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment