Ketua Muhammadiyah : Korupsi Penyakit Kronis dan Menular

by

Garut News, ( Ahad, 27/10 ).

Ilustrasi. (Ist).
Ilustrasi. (Ist).

Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut, Hetami AM memprihatinkan kondisi bangsa saat ini.

Kendati, dia pun tetap mengajak ummat Islam senantiasa bersyukur.

Dihadapan lebih 9.000 massa Muhammadiyah, Haetami mengemukakan, beban bangsa Indonesia di tengah bayang-bayang ancaman krisis ekonomi global terbilang berat.

Diperparah masalah ketenagakerjaan, kemiskinan, kerusakan sumber daya alam, kondisi masyarakat di daerah-daerah perbatasan, nasib pulau-pulau terluar/terdepan, konflik horizontal, terorisme, dan masalah kedaulatan negara di tengah cengkraman hegemoni ekonomi politik dunia.

Beban berat itu, bukan sekadar pada bobot masalahnya kompleks.

Lantaran pada saat bersamaan, diperparah penyakit kronis dan menular bernama korupsi.

Sehingga menghadapi masalah-masalah besar tersebut, diperlukan langkah-langkah terobosan strategis, disertai sikap kepemimpinan reformatif, berkarakter moralis, dan berjiwa negarawan.

“Muhammadiyah meyakini Islam menjadi pondasi gerakannya senantiasa menggelorakan spirit kemajuan. Islam agama berkemajuan. Karena itu, pada segenap umat Islam, kami ajak terus mengoptimalkan kerja-kerja keumatan membawa keunggulan dan kemajuan, demi kejayaan Islam dan kaum Muslim. Jadilah umat terbaik menyebarluaskan Islam sebagai “rahmatan lil ‘alamin” !”, imbuhnya, menyerukan pada Apel Akbar Milad Muhammadiyan, Sabtu (26/10).

***** Zainul, JDH