Kerusakan Jalan di Kawasan Potensi Panasbumi Darajat

0
20 views
Garut – Cihawuk Kertasari Bandung. Kendaran pun Sulit Melintasinya.

“Licin Berlumpur dan Berbatu Terjal”

Garutnews ( Rabu, 09/12 – 2020 ).

Liputan khusus garutnews, Rabu (09/12-2020), memotret kondisi kerusakan jalan di seputar kawasan berlimpah ruahnya potensi panasbumi maupun Geothermal Darajat wilayah Kecamatan Pasirwangi Garut, Jawa Barat.

Selain licin sarat lumpur juga terdapat banyaknya titik lokasi jalan berbatu terjal, yang diperparah medan lintasan sangat curam juga berbelokan tajam melintasi pinggiran perbukitan berjurang sangat dalam.

Kebun Masyarakat.

Kondisi sangat mengenaskan tersebut selama ini menjadi urat nadi mobilitas kalangan buruh tani wilayah kecamatan setempat yang menghubungkan Darajat Pasirwangi dengan Desa Cihawuk Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung.

Padahal berada pada kawasan sumber energi listrik yang selama ini pula menjadi pemasok interkoneksi Jawa, Madura, dan Bali.

Sangat Memilukan.

Kondisi jalan kabupaten pun tak kalah mengenaskan, sehingga terpaksa warga ‘menanami’ lintasan jalan berlubang dengan sebuah pohon pisang.

Jalan berlubang berukuran cukup besar itu berada pada lintasan ruas jalan kabupaten di betulan Kampung Gunung Limbangan Desa Wanakerta Kecamatan Cibatu.

Guna memerjelas ada lubang nyaris di tengah badan jalan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, maka warga juga memasang tulisan adanya lubang ini di sekitarnya.

Pulang Dari Kebun.

Agar bisa diketahui setiap pengendara. Sehingga mereka lebih berhati-hati melintasinya. Apalagi ruas jalan pada jalur Cibatu-Cihuni itu terbilang ramai lalu lintas beragam jenis kendaraan.

“Kemarin diperbaiki, tetapi jalan ini kembali berlubang. Lantaran di bawahnya ada selokan air. Jika dibiarkan terus, bahaya,” ungkap Nanang Supriatna, penduduk setempat, Rabu (09/12-2020).

Sepeda Motor Kebun.

Dia katakan, selain pada jalur tersebut, kondisi jalan di jalur Cibatu-Bandrek juga banyak berlubang hingga kini masih belum ada perbaikan bahkan diterlantarkan.

Sehingga dia berharap Pemkab segera memerbaiki kerusakan jalan tersebut supaya aman dilalui kendaraan.

“Apabila perlu, jalan ini dibongkar dan bangun dengan dicor ulang yang baik. Bahkan sebaiknya jalan Cibatu sampai Cihuni dihotmiks,” imbuhnya.

Kembali Pulang Kampung.

Pada musim penghujan ini pun, juga diwarnai dua meninggal dunia, penularan corona di kabupaten setempat bertambah lagi 78 kasus dalam sehari, Selasa (08/12-2020).

Keseluruhan terinfeksi positif pun terus meningkat menjadi 2.397 kasus dengan 61 kematian.

Terpaksa Berdesakan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Garut melalui keterangan tertulis disampaikan Koordinator Humas Muksin menyebutkan, penambahan 78 kasus baru positif itu diperoleh berdasar hasil pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet Garut pada 336 sampel swab.

Berasal dari 19 kecamatan. Yakni Leles (13 kasus), Tarogong Kidul (10 kasus), Cilawu (9 kasus), Banyuresmi (7 kasus), Balubur Limbangan (7 kasus), Malangbong (6 kasus), Garut Kota (4 kasus), Tarogong Kaler (3 kasus).

Terpaksa Pula Berempat.

Kemudian Bayongbong (2 kasus), Cisurupan (2 kasus), Kadungora (2 kasus), Leuwigoong (2 kasus), Pangatikan (2 kasus), Samarang (2 kasus), Selaawi (2 kasus), Talegong (2 kasus), Kersamanah (1 kasus), Pasirwangi (1 kasus), dan Wanaraja (1 kasus).

Mereka terdiri 56 perempuan dan 22 laki-laki berusia antara satu bulan hingga 62 tahun, termasuk lima balita serta tiga lansia 60 tahun ke atas.

Dua di antara 78 orang ditemukan terpapar Covid-19 meninggal dunia, terdiri perempuan (KC-2335) 49 tahun dari Kecamatan Cilawu dan perempuan (KC-2347) 36 tahun dari Kecamatan Leles.

Maka hingga kini, ada dua orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kecamatan Cilawu dan Kecamatan Leles.

Totalitas kematian akibat penularan Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah pula menjadi 51 kasus tersebar di 23 dari 42 kecamatan.

Sedangkan total pasien dinyatakan sembuh bertambah menjadi 1.363 orang. Namun
Hingga Selasa pukul 23.55 WIB, tercatat ada 971 pasien positif di Garut masih dalam isolasi perawatan, dan dua pasien positif menjalani isolasi mandiri.

*******

Abiyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here