You are here
Kerjasama BNN dengan Trisakti POLKAM 

Kerjasama BNN dengan Trisakti

Jakarta, Garut News ( Rabu, 04/12 ).

Penandatanganan Kerjasama BNN dengan Trisakti. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).
Penandatanganan Kerjasama BNN dengan Trisakti. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).

Sebelum memasuki era milenium baru, kampus Trisakti dihadapkan permasalahan narkoba cukup serius.

Respon atas masalah ini,  Rektor Universitas Trisakti, Thobi Mutis, membentuk satuan tugas penanggulangan masalah narkoba, TPPN (Tim Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba), pada 1999.

Berselang lima tahun, pada 2004, giliran mahasiswa  Trisakti berinisiatif membentuk gerakan anti narkoba di kampusnya, dan mendirikan DMAN (Divisi Mahasiswa Anti Narkoba).

Sejak saat itu DMAN menjadi wadah cukup dinamis bagi anak-anak Trisakti menuangkan ide, dan aksi nyata mendukung gerakan “Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba” (P4GN).

Harmonisasi penanggulangan narkoba melalui TPPN, dan DMAN cukup membuahkan hasil manis sehingga angka penyalahgunaan narkoba di kampus ini bisa ditekan.

Sejak 2008, kampus ini memproklamirkan sebagai kampus bersih dari penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba.

Dalam konteks penanggulangan masalah narkoba berbasis organisasi kampus, Trisakti banyak membuat banyak terobosan.

Di samping giat menggelar sosialisasi bahaya narkoba, kampus ini juga aktif membangun jejaring dengan organisasi dari kampus lainnya, baik di Jakarta maupun di beberapa kota besar lain bersama-sama menggaungkan upaya P4GN di lingkungan mahasiswa.

Melihat potensi dimiliki kampus ini, BNN resmi hari ini, Rabu (04/12) menggandeng Universitas Trisakti bersama-sama melaksanakan serangkaian aksi lebih nyata penanggulangan narkoba.

Kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman, ditandatangi di Universitas Trisakti, Rabu (04/12).

Melalui kerja sama ini, BNN bersama civitas akademika Trisakti mengoptimalkan langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui diseminasi informasi dan advokasi tentang P4GN.

Sedangkan pada konteks dukungan rehabilitasi, kampus ini juga nantinya dirancang memiliki Community Based Unit (CBU) berbasis pendidikan, sehingga bisa berfungsi sebagai wadah pelayanan konsultasi dan rehabilitasi penyalahgunaan Narkoba.

Selain itu, Trisakti juga lebih diberdayakan dalam hal  sosialisasi program wajib lapor bagi pecandu narkoba.

Lantaran tantangan, dan permasalahan narkoba terus berkembang, Trisakti diharapkan bisa menjadi salah satu pusat pengkajian masalah narkoba, sehingga bisa menjadi wahana diskusi, dan memunculkan ide kreatif dan inovatif dalam konteks penanggulangan masalah narkoba.

Demikian dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Rabu (04/12).

****** John.

Related posts

Leave a Comment