Kepedulian TDA Garut Maknai Keagungan Ramadlan 1439 H/2018

0
44 views
Angga TWP dan Indra Rahayu Sebelah Kanannya Secara Simbolis menyerahkan Bantuan Alqur'an Diterima Iman Sulaeman.

Garut News ( Sabtu, 02/06 – 2018 ).

Angga TWP dan Indra Rahayu Sebelah Kanannya Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Alqur’an Diterima Iman Sulaeman.
Foto berita www.garutnews.com pada akhir pekan ini, Sabtu (02/06 – 2018), memotret salah satu bentuk kepedulian Komunitas “Tangan Di Atas” (TDA) kabupaten setempat dalam memaknai keagungan Bulan Suci Ramadlan 1439 H/2018 ini.

Selain menyerahkan bantuan banyak Kitab Alqur’an beserta terjemahannya, juga sekaligus menjalin komunikasi dan silaturahim dengan setiap seluruh Jajaran Keluarga Besar Lembaga Pendidikan Yayasan Al Iman Pakenjeng di Kampung Depok Kolot Desa Pasirlangu, sekitar 60 km arah selatan dari pusat Kota Garut, Jawa Barat.

Saksikan Penyerahan Penghargaan Bagi Anak Yatim Berprestasi Akademis.
Bahkan diwarnai pula penyampaian Quntum yang memaparkan “Iqra”, ayat pertama Alqur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Nikmatnya Berbuka Puasa Bersama.
Ayat pertama Alqur’an tersebut, antara lain bisa mewujudkan perenungan tetang hakekat kekuasaan Allah SWT yang ada di alam ini.

Menyusul wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW berupa perintah membaca, ternyata tak hanya terkait dengan perintah keagamaan. Melainkan pula tentang pembangunan peradaban umat manusia.

Semarak Para Santri Berbuka Puasa Bersama.
Seluruh ilmu datang dari Allah SWT, sehingga umat manusia harus memelajarinya lantaran agama juga mengakui ilmu pengetahuan. Sedangkan ilmu pengetahuan merupakan pelengkap pelaksanaan ajaran agama.

Ketua Komunitas TDA Kabupaten Garut, M. Angga Tirta WP bersama Sekretaris Umum TDA Indra Rahayu menyempatkan pula berbuka puasa bersama sedikitnya 172 santri di lingkungan Yayasan Al Iman Pakenjeng, Jum’at (01/06 – 2018).

Pembina Yayasan Pendidikan ini, Iman Sulaeman antara lain katakan binaannya itu memiliki 25 murid TK yang dikelola dua tenaga pendidik/guru, kemudian 80 murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta dengan delapan guru, serta 67 murid SMP.

Selama ini sangat mendesak memerlukan kobong maupun asrama santri berkapasitas minimal 10 – 25 orang, juga sangat memerlukan pembangunan masjid berkapasitas lebih 200 jamaah.

Sedangkan lembaga pendidikan yang dibangun di atas tanah seluas 3.000 m2 tersebut, berlokasi pada dua kilometer dari lintasan jalan provinsi yang menghubungkan Garut dengan Bungbulang.

Terjebak Kondisi Jalan Desa yang Terjal dan Rusak.
Tetapi jalan desa sejauh sekitar 2 km ini, berkondisi sangat memprihatinkan. Selain rusak berat juga kian diperparah topografi medan yang dilintasinya sarat tanjakan/turunan tajam, serta perbukitan curam yang bisa membahayakan para pengguna jasa jalan.

Sulit Dijangkau Akibat Kondisi Jalan.
Sehingga patut pula segera mendapatkan perhatian serius Pemkab Garut, imbuh Iman Sulaeman.

*********

Para Santri/Pelajar.

Tausyiah Pemuka Agama.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.