Kepala BPS RI Hadiri Pertemuan Intern Pemkab Garut

0
43 views

“Wabup Garut Prioritaskan Peningkatan Daya Beli Masyarakat”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Ahad, 01/05 – 2016 ).

Pertemuan Para Kepala SOPD Pemkab Garut Dihadiri Kepala BPS RI juga Bupati, Wakil Bupati, Serta Asisten Setda.
Pertemuan Para Kepala SOPD Pemkab Garut Dihadiri Kepala BPS RI, Kepala BPS Jabar, Kepala BPS Garut juga Bupati, Wakil Bupati, Serta Asisten Setda.

Kepala “Badan Pusat Statistik” (BPS) RI, Dr H. Suryamin didampingi Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Ir H. Bachdi Ruswana, MM serta Kepala BPS Kabupaten Garut Berdikarjaya, SE, MM beserta jajaran BPS kabupaten setempat.

Mereka ikut serta menghadiri pertemuan intern para Kepala SOPD di lingkungan Pemkab Garut juga dihadiri Bupati Rudy Gunawan, Wakil Bupati Helmi Budiman, serta Asisten Setda.

Namun sumber-sumber resmi ditemui Garut News tak menjelaskan materi pembahasan pada pertemuan tertutup di ruang rapat “Pameungkang” atawa rumah dinas bupati tersebut, yang digelar seusai Bupati Garut menerima petugas “Sensus Ekonomi” (SE2016), Ahad (01/05-2016).

Kepala BPS RI, Dr H. Suryamin.
Kepala BPS RI, Dr H. Suryamin.

Sebelumnya, Suryamin kepada wartawan antara lain katakan penyelenggaraan SE2016 sama sekali tak berhubungan dengan penentuan pajak, melainkan sebagai pemetaan kondisi perekonomian data dan informasi perekonomian.

Sehingga diharapkan masyarakat bisa menerima para petugas sensus, sekaligus memberikan informasi yang seobyek mungkin, imbuhnya.

Wakil Bupati Helmi Budiman mengemukakan sangat menyambut baik penyelenggaraan SE2016 ini, lantaran bisa mengetahui kondisi perekonomian di kabupatennya, termasuk diketahuinya data penghasilan dan pengeluaran aktivitas dunia usaha, yang diharapkan bisa mendukung daya beli masyarakat, imbuhnya.

Petugas SE2016 Mendata Bupati Garut, Antara Lain Disaksikan Kepala BPS RI.
Petugas SE2016 Mendata Bupati Garut, Antara Lain Disaksikan Kepala BPS RI.

Lantaran terdapatnya peningkatan daya beli, dipastikan terdapat korelasi dengan peningkatan “Indek Pembangunan Manusia” (IPM). Maka pihaknya pun kini memprioritaskan upaya peningkatan daya beli masyarakat itu.

Di antaranya dengan menjaring kalangan investor, kemudian membangun lapangan dan peluang kerja, ditingkatkan pula peroduktivitas masyarakat berdaya saing memadai agar beragam produk lokal Garut bisa diterima masyarakat di luar kabupaten tersebut.

Digalakan pula pembangunan infrastruktur, sebab dengan kondisi infrastruktur yang memadai juga dipastikan bisa mengurangi biaya mobilitas transfortasi barang dan jasa.

Petugas SE2016 Mendata Wabup Helmi Budiman, antara Lain Disaksikan Kepala BPS Garut.
Petugas SE2016 Mendata Wabup Helmi Budiman, antara Lain Disaksikan Kepala BPS Garut.

“Maka pembangunan infrastruktur itu, dipastikan bernilai ekonomi,” ungkap Wabup.

Diharapkan pula, agar BPS senantiasa bisa menyelenggarakan “apdate” pendataan agar tak terjadi kesenjangan data dan informasi.

Sehingga, jika setiap saat terdapatnya data akurat dapat dijadikan cerminan dalam melaksanakan ragam aspek pembangunan, imbuh Helmi Budiman pula.

Dalam pada itu, sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 16/1997 tentang Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) berkewajiban melaksanakan kegiatan Sensus Ekonomi (SE) setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam.

Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) adalah kegiatan sensus ke empat, yang merupakan kegiatan pendataan lengkap atas seluruh unit usaha/perusahaan yang berada dalam batas-batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wabup Helmi Budiman Menyempatkan Foto Bersama Jajaran Penyelenggara SE2016, juga Camat Tarogong Kidul.
Wabup Helmi Budiman Menyempatkan Foto Bersama Jajaran Penyelenggara SE2016, juga Camat Tarogong Kidul.

Seluruh informasi yang dikumpulkan bermanfaat untuk mengetahui gambaran tentang performa dan struktur ekonomi, baik menurut wilayah, lapangan usaha, maupun skala usaha.

Pelaksanaan SE2016 dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari persiapan, listing/pendaftaran unit usaha/perusahaan, pencacahan lengkap unit usaha/perusahaan menengah dan besar (UMB), dan pencacahan sampel unit usaha/perusahaan mikro dan kecil (UMK), sampai dengan diseminasi hasil.

Kegiatan listing/pendaftaran unit usaha/perusahaan dilakukan di seluruh lapangan usaha di luar Lapangan Usaha Pertanian, pada Mei 2016.

Ayo Sukseskan SE2016.
Ayo Sukseskan SE2016.

Kemudian, pada 2017 dilakukan pendataan lengkap unit usaha/perusahaan menengah dan besar, dan pencacahan sampel unit usaha/perusahaan mikro dan kecil.

Data yang dihasilkan dari kegiatan SE2016 dapat memberikan gambaran secara aktual mengenai kondisi ekonomi di seluruh lapangan usaha di luar lapangan usaha pertanian di Indonesia. Hal tersebut sangat berguna bagi perencanaan pembangunan serta merupakan data yang sangat ditunggu dan diharapkan oleh semua pihak.

 

*******