Kenyamanan Rawat Inap Puskesmas Tarogong Percepat Penyembuhan

0
44 views
dr H. Eddy Kusmayadi .

Garut News ( Senin, 01/10 – 2018 ).

dr H. Eddy Kusmayadi .

Kenyamanan rawat inap dengan ragam fasilitas penunjangnya yang memadai pada Puskesmas “Dengan Tempat Perawatan” (DTP) Tarogong Garut, Jawa Barat, juga menjadi salah satu terapi bisa memercepat proses penyembuhan.

“Lantaran terpenuhinya kebutuhan pasien mendapatkan jasa pelayanan prima bersuasanakan menyenangkan, yakni rileks, aman, dan nyaman. Sehingga proses pengobatannya pun tak mencekam,” ungkap Abah Iweng (54).

UGD Puskesmas DTP Tarogong.

Pria yang mengaku asal Kota Bandung tersebut katakan, pernah dirawat inap selama dua hari akibat diare ketika berkunjung ke rumah saudaranya di Garut, “alhamdullillah bisa segera sembuh,” katanya.

Kepala Puskesmas DTP Tarogong, dr H. Eddy Kusmayadi mengemukakan, selama ini seluruh jajarannya senantiasa menyelenggarakan penilaian kinerja Puskesmas, juga mengevaluasi pelayanan publik.

Kepala Perawatan, Yayan S, S.Kep. Ner Senantiaa Ikut Serta Mengontrol Kondisi Pasien Rawat Inap.

Karena itu, upaya maksimal meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik selain menjadikan Puskesmas berprestasi, serta terakreditasi. Juga dipastikan bisa menunjang kualitas Sumber Daya Manusia melalui tingginya indeks kesehatan masyarakat.

Sedangkan di beberapa gedung rawat inap, berkapasitas 40 tempat tidur perawatan, yang antara lain dilengkapi piranti pendingin ruangan, dan penyelenggaraan piket selama 24 jam setiap harinya, ungkap dia kepada Garut News, Senin (01/10-2018 ).

Lengkapnya Piranti PONED Puskesmas DTP Tarogong.

Disediakan pula 18 tempat tidur di antaranya sebagai fasilitas pasien BPJS, sebagaimana dikatakan Kepala Perawatan Puskesmas DTP Tarogong, Yayan Sugianto, S.Kep. Ners.

Pada setiap datang pasien rawat inap, paling mengutamakan prioritas pelayanan perawatan dan penyembuhannya, sedangkan prores penyelesaian kewajiban administrasinya dituntaskan setelah sembuh.

Gedung 2 Perawatan Inap.

Pada setiap ruang perawatan pun terbagi ruangan perawatan pria, perempuan, anak – anak, serta ruang perawatan usia lanjut, ujar Yayan. S.

Puskesmas DTP Tarogong dilengkapi pula PONED “Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar”.

Kebahagiaan Pasien Menjadi Sembuh.

Karena Puskesmas ini, memiliki fasilitas atau kemampuan penangan kegawatdaruratan obstetri, dan neonatal dasar. Serta merupakan Puskesmas yang siap 24 jam, sebagai rujukan antara kasus-kasus rujukan dari Polindes dan Puskesmas.

Sedangkan Polindes dan Puskesmas non perawatan disigakan untuk melakukan pertolongan pertama gawat darurat obstetri dan neonatal (PPGDON).

“Kepuasan Pasien Bisa Sembuh”

Hj. Aida Triani, S.Kep. Ners.

Penanggungjawab Gedung Perawatan 2 Puskesmas DTP Tarogong, Hj. Aida Triani, S.Kep. Ners menyatakan, diri beserta jajarannya merasakan kepuasan yang hakiki bisa memberikan pelayanan yang baik sehingga pasien menjadi sembuh.

Pada ruangannya terdapat 19 tempat tidur rawat inap, terdiri 11 tempat tidur untuk pasien anak-anak, dan masing – masing tiga tempat tidur bagi pasien perempuan dan laki – laki.

Proses Administrasi Pasien Rawat Inap.

Terdapat pula dua tempat tidur masing – masing untuk laki – laki dan perempuan di ruang isolasi bagi yang terinsfeksi penyakit TB paru, dan hepastitis B.

Dikatakan, setiap bulan di Gedung Perawatan 2 rata – rata berkisar 120 hingga 140 pasien yang dirawat inap secara bergantian, dengan lama rawat inap juga rata – rata tiga hingga lima hari.

Kesibukan Pelayanan Puskesmas DTP Tarogong.

Sedangkan selama ini pasien yang dirawat inap, didominasi penderita dispepsia (tukak lambung), diare, obervasi pebris (panas), typoid fiver (tipes), serta dengue fiver (demam panas).

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.