Kemacetan Lalulintas Lantaran Angkutan Penumpang Tak “Manusiawi”

0
38 views

“Angkutan Penumpang Umum Sebagian Besar Tak Nyaman Dinaiki, Lantaran Kerap Menjejali Penumpang, Berongkos Mahal, Acap Ngebut Atawa Ugal-ugalan, Serta Sering Menurunkan Penumpang di Sembarang Tempat”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Rabu, 29/07 – 2015 ).

Yogie. P, SH
Yogie. P, SH

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Yogie. P, SH mengakui kerap terjadinya kemacetan arus lalulintas terutama pada musim arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri, lantaran ragam moda angkutan penumpang umum masih dinilai tak layak.

Sehingga banyak penduduk atawa pemudik cenderung bepergian dengan ragam jenis kendaraan pribadi, sebab dinilai nyaman, serta leluasa digunakan kemana-pun selama mudik di kampung halaman.

Melintas Dengan Santai.
Melintas Dengan Santai.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Rabu (29/07-2015), Yogie juga mengemukakan pelbagai upaya gencar dilaksanakan guna mengurai kemacetan arus lalulintas pada setiap seluruh titik lokasi.

pelbagai upaya tersebut, selain dilakukan aparat jajaran Dishub juga institusi lainnya, ternyata kemacetan tetap saja acap terjadi, katanya.

Tak layak bahkan dinilai masih tak manusiawinya ragam kendaraan penumpang umum, juga diakui Kepala Bidang Teknik dan Sarana Prasarana Dishub setempat, Nandi.

Asyik Juga……Bro.
Asyik Juga……Bro.

Kata dia, peruntukan seluruh kapasitas lintasan ruas badan jalan di wilayahnya memang tak mungkin berkemampuan dilintasi puncak arus mudik dan balik Lebaran.

Sehingga kapasitas terbatas dengan volume kendaraan luar biasa banyak, dipastikan kerap terjadi kemacetan, katanya antara lain.

Dalam pada itu, sedikitnya 1.793.641 unit ragam sepeda motor masih mendominasi arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1436 H/2015, selama rentang waktu H – 7 Lebaran (10/07-2015) hingga H + 7 Lebaran atawa 25 Juli 2015.

Terdiri 423.713 unit Lintasi Malangbong Arah Bandung – Garut dan sebaliknya, kemudian 722.525 unit lintasi Kadungora, serta 647.403 unit Lintasi Arah Bandung – Garut dan sebaliknya.

Inilah Salah Satu KTB.
Inilah Salah Satu KTB.

Sedangkan populasi ragam jenis kendaraan bermotor roda empat 1.342.350 unit, serta 3.744 unit ragam jenis “kendaraan tak bermotor” (KTB).

Kendaraan roda empat itu, masing-masing 429.610 unit Lintasi Malangbong, 427.686 unit Lintasi Kadungora, serta 485.054 unit Lintasi Balubur Limbangan.

Disusul dari 3.744 unit ragam KTB, terdapat 3.708 unit di antaranya Lintasi Kadungora, dan 36 unit Lintasi Malangbong.

Berdasar data dan informasi dihimpun Garut News dari Dishub kabupaten setempat tersebut, menunjukkan pula pada periode serta rentang waktu sama Lebaran Idul Fitri 1435/2014 lalu dominasi ragam jenis sepeda motor mencapai 1.949.139 unit.

Ilustrasi Muhammad Erwin Ramadhan. Masih Kosong.
Ilustrasi Muhammad Erwin Ramadhan. Masih Kosong.

Diperoleh informasi resmi, pada periode sama Lebaran 1436 H/2015 terdapat 49.837 penumpang turun di Terminal Guntur Garut, sedangkan pada Lebaran tahun lalu mencapai 57.200 penumpang.

Disusul yang berangkat dari terminal ini terdapat 37.221 penumpang, sedangkan pada perioede sama tahun lalu mencapai 40.036 penumpang.

Pemantauan lapangan Garut News, meski terdapat penurunan moda angkutan yang melintasi Kabupaten Garut, juga terjadi penurunan penumpang pada arus mudik dan balik, tetapi intensitas kemacetan arus lalulintas justru mengesankan kian parah pada Lebaran Idul Fitri 1436/2015 ini.

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here