Keluarga Besar Yadul ‘Ulya Menyemangati Makna 2020

0
14 views
kajian 'Majelis Managemen Qolbu'
Ust. Njank.

“Berkesadaran ‘Al-Ashr’ Sebagai Energi Ruhaniah”

Garut News ( Selasa, 07/01 – 2020 ).

Keluarga besar juga karyawan Ponpes Yadul ‘Ulya Garut beserta pengelola   “Pusat Jajanan Pesta” (Pujapes) Baso Aci di Jalan Cimanuk Jayaraga Garut, Jawa Barat, bersama ‘Menyemangati Makna 2020’.

Mereka pun mendapatkan pencerahan yang ‘inspiratif’ dari Ust. Njank yang detail memaparkan tausyiahnya pada rangkaian kajian ‘Majelis Managemen Qolbu’, Selasa (07/01-2020), di Pujapes Baso Aci tersebut.

Proses Pembelajaran Santri Kuttab Yadul ‘ Ulya.

Dikemukakannya, bersyukurlah sebanyak mungkin yang berkorelasi dengan sikap insan yang ridha, dan puas atas nikmat Allah SWT, baik banyak maupun sedikit.

Kemudian mengajak mengoptimalkan waktu, “… Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana akan mati. Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Luqman : 34).

Upaya Mewujudkan Kecerdasan, “Beriman dan Betaqwa”.

Sehingga Al-Ashr’ juga bermakna bakal melahirkan insan waspada lahir, dan bathin senantiasa berbuat dalam kesadaran ruang-waktu yang membumi, yang senantiasa pula mengaktual (ashariyah, modern) dalam beragam lintasaan zaman.

Imam Syafii pun menyatakan, cukuplah dengan Surah Al-Ashr sebagai bekal kehidupan, apabila setiap insan mampu memikirkannya.

Alqur’an, menjadi inspirasi pemikiran, dan sosial kemanusiaan berkeadaban guna mewujudkan peradaban agung.

Sedangkan muhasabah, selalu berintrosfeksi termasuk merefleksikan ragam peristiwa yang dialami ada hikmahnya, yang terbaik menurut Allah SWT.

“Selain bisa menjadi yang terbaik hari ini, juga seberapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan…?,” imbuh Ust. Njank antara lain dengan pemaparan yang komunikatif, humanis, serta sarat homoris.

Membudayakan Implementasi Sifat Rahmah.

Kabag. Fundraising DT Peduli. Kang Abar detail menuturkan pula ragam upaya pemberdayaan umat, termasuk seruannya berkepedulian kepada masyarakat terdampak banjir di ‘Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi’ (Jabodetabek).

“DT Peduli, senantiasa berkesiapan segera menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerimanya, termasuk kesiapan pendampingan pemberdayaan geliat ekonomi produktif masyarakat korban bencana,” imbuh Kang Abar pula.

Ponpes Yadul ‘Ulya.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here