Keluarga Besar Dinkes Garut : Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin

0
5 views
Kepala Dinkes Kabupaten Garut.

Kepala “Dinas Kesehatan” (Dinkes) Kabupaten Garut, dr H. Tenni Sewara Rifai, M.Kes Bersama Seluruh Jajaran Keluarga Besar Dinkes kabupaten setempat

Mengucapkan ;

Kepala Dinkes Kabupaten Garut.
“Semoga kita bisa kembali berjumpa lagi Shaum Ramadlan Tahun depan, amin”, Meski Kesedihan ini tak berlangsung lama lantaran setelah satu bulan penuh kita menahan nafsu, dan lapar. Kini tiba saat dinantikan menjumpai hari kemenangan.

Ramadlan Menyuci hati penuh dosa
Mendapat kesempatan meraih rahmat dan ampunan-Nya
Lisan dan sikap yang tidak terjaga
Menjadikan banyak salah dan dosa
Mohon dibukakan segala pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Selamat Berlebaran Idul Fitri 1439 H/2018.
Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.

********

Pembangunan Klinik Kesehatan Jiwa Kabupaten Garut, bakal segera dibangun di Desa Cimurah wilayah Kecamatan Karangpawitan pada 2018 ini, dengan kapasitas ruang perawatan sepuluh pasien.

Pembangunan tersebut sejalan dengan RPJMD Kabupaten Garut khususnya pada pemerintahan Bupati Rudy Gunawan dan Wakilnya Helmi Budiman, yang dinilainya sangat “concern” dengan upaya kesehatan masyarakat.

Sarana kesehatan itu, juga direncanakan berluas bangunan 400 m2, pada tanah yang diperlukan termasuk pengembangannya ke depan seluas 2.000 an m2, bersumber dana dari pajak rokok (APBD) 2018 senilai Rp3,9 miliar.

Selain bangunannya di desain khusus juga minimal memiliki sepuluh tempat tidur untuk rawat inap, dan sarana penunjang lainnya, termasuk ketersediaan sarana klinik rawat jalan.

Sedangkan lokasinya menempati areal bekas gudang aspal dikelola PUPR, yang kini proses tender pengerjaan, serta perencanaannya termasuk kajian UKL dan UPL dilaksanakan konsultan perencana.

Sedangkan kesiapan lain yang diperlukan, di antaranya sumber daya manusia yang terlatih melalui kegiatan magang di Cisarua Bandung, staf managemen pengelolaan, dan administrasi.

Sehingga diharapkan bisa mulai beroperasional penuh pada awal, maupun pertengahan 2019 mendatang, imbuhnya.

Lokasinya mudah dijangkau sekitar seratusan meter dari lintasan Jalan Karangpawitan – Wanaraja, namun demikian khusus mengenai penertiban penderita gangguan jiwa di jalanan merupakan kewenangan institusi teknis terkait lainnya.

********