Kejari Garut “Uber” Penadah Raskin

Garut News ( Sabtu, 01/02 – 2014 ).

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Kejari Garut kini menguber dua penadah atawa pembeli beras program raskin dari Kepala Desa Karyamekar, Pasirwangi, Garut, Jawa Barat, tersangka penggelapan raskin 2012 dan 2013.

Kepala Kejari, Agus Suratno, Kamis katakan tersangka Tatang Ahab(34) menjual lima pagu raskin pada kedua orang baru dikenal.

Kedua penadah itu, identitasnya belum diketahui dan Kejari memasukan dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Tersangka mengaku menjual raskin pada orang baru dikenal, uang hasil penjualan digunakan kepentingan pribadi,” katanya.

Penggelapan raskin terungkap lantaran sejumlah warga Desa mengeluh tak menerima raskin selama beberapa bulan, tahun pendistribusian 2012 dan 2013.

Hasil penyelidikan, raskin tak didistribusikan di desa tersebut pada September, Desember, dan raskin ke-13/2012, serta Februari dan Maret 2013.

Raskin diselewengkan sebanyak 45.555 kilogram bernilai kerugian negara berdasar hasil audit Inspektorat sebesar Rp272.923.530.

“Kerugian negara berdasar hasil audit Inspektorat, Rp272.923.530,”
katanya pula.

Kejaksaan menangkap tersangka penyelewengan raskin, dan menahannya di Rutan Garut, Rabu (29/01-2014) untuk kepentingan proses pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Tersangka bisa dijerat Undang-undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara, dan maksimal selama 20 tahun penjara, katanya.

***** Zainul, JDH.

Related posts