Kecemasan Makin Memuncak, Garut Outbreak Volume Pandemi

0
17 views
Keramaian Kota Garut Masih Terpusat di Pengkolan.
Keramaian Kota Garut Masih Terpusat di Pengkolan.

“Terkonfirmasi positif 253 orang”

Garutnews ( Rabu, 09/06 – 2021 ).

Kecemasan selama ini semakin memuncak, lantaran Kabupaten Garut mengalami outbreak maupun peningkatan lonjakan luar biasa pada penambahan volume harian kasus coronavirus disease 1919 dibandingkan sebelumnya. 

Peningkatan lonjakan kasus yang signifikan tersebut, diakui Bupati Rudy Gunawan menyusul terdapatnya laporan penambahan volume harian pasien terkonfirmasi positif mencapai 253 orang, Selasa (08/06-2021).

Penambahan 253 positif itu pun, menjadikan akumulasi pasien positif di kabupaten ini menembus angka 11.248 orang dari semula 10.995 orang.

Sedangkan rekor tertinggi penambahan volume harian pasien terkonfirmasi positif di kabupaten tersebut, sebelumnya tercatat pada 6 Juni 2021 mencapai 219 orang.

Menyikapi outbreak kasus ini, Rudy Gunawan katakan, Pemkab terpaksa membuka kembali ruang perawatan pasien Covid-19 di beberapa tempat pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit swasta.

Di antaranya RS TNI Guntur Jalan Bharatayudha dan RS Medina Wanaraja. Total bed perawatan ditambahkan guna menampung para pasien Covid-19 mencapai 150 unit.

Sebelumnya, jumlah ruang perawatan tersedia untuk pasien Covid-19 mencapai 400 unit. Ada 200 unit di antaranya di RSU dr Slamet, dan 200 unit lainnya di tempat isolasi perawatan Rumah Susun Gandasari Jalan Bayongbong Cilawu, dan gedung Islamic Center Kecamatan Garut Kota.

Dia juga meminta masyarakat meningkatkan prokes agar menekan lonjakan kasus ini. “Apalagi peningkatannya kini tak hanya di kabupatennya melainkan pada seluruh Provinsi Jawa Barat,” katanya.

“Ayo lindungi diri sendiri, lindungi keluarga tercinta gunakan masker untuk keamanan kita ! Kita memohon kepada Allah SWT, semoga kita mendapat pelindungan dan keselamatan !” imbuh dia juga Ketua Satgas Penanganan Corona.

Keterangan Satgas disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, penambahan 253 kasus baru positif itu ditemukan berdasar hasil pemeriksaan RT PCR 109 orang, serta rapid tes antigen pada kontak erat dan suspek 144 orang.

Mereka 132 perempuan dan 121 laki-laki berusia tiga bulan sampai 84 tahun dari 30 kecamatan. Kebanyakan dari Tarogong Kidul (34 orang), disusul Garut Kota (28 orang), Bayongbong (24 orang), Leles (22 orang), Tarogong Kaler (18 orang), Karangpawitan (15 orang), dan Banyuresmi (14 orang).

Selain penambahan 253 kasus baru positif, terjadi pula penambahan pasien positif meninggal dunia sembilan orang. Mereka tiga perempuan, dan enam laki-laki berusia 41 hingga 78 tahun dari sembilan kecamatan.

Sedangkan akumulasi pasien meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah pula menjadi 490 orang, atau sekitar 4,36 persen dari total pasien positif 11.248 orang.

Saat bersamaan, hanya terdapat 34 pasien dinyatakan selesai pemantauan isolasinya. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh menjadi 9.032 orang, atau sekitar 80,3 persen.

Jumlah pasien positif masih diisolasi perawatan rumah sakit mencapai 409 orang. Serta asien positif menjalani isolasi mandiri mencapai 1.314 orang.

Satgas juga mencatat, selain pasien positif, terdapat pula pasien suspek masih jalani isolasi perawatan rumah sakit 41 orang, dan pasien suspek isolasi mandiri mencapai 348 orang.

******

Abisyamil/Ilustrasi Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here