Kebutuhan Biaya Jabatan Definitif Sekda Garut Rp300 Juta

0
32 views
Ilustrasi Tiga Bocah Mencoba Keberuntungan Bisa Mendapatkan Pancingan Ikan.

Garut News ( Selasa, 05/06 – 2018 ).

Ilustrasi Tiga Bocah Mencoba Keberuntungan Bisa Mendapatkan Pancingan Ikan.
Penjabat Sementara Bupati Garut Koesmayadie Tatang Padmadinata katakan, dibutuhkan dana Rp300 juta lebih dalam penyelenggaraan seleksi calon “Sekretaris Daerah” (Sekda) kabupaten setempat.

Namun sayangnya, kini, Pemkab tak memiliki cukup dana membiayai seleksi tersebut, termasuk pembentukan “Panitia Seleksi” (Pansel) Sekda itu pada Juni ini.

Ilustrasi Sengit Berkompetisi Bisa Mendapatkan Pancingan di Air Keruh.
Sehingga direncanakan pembentukan seleksi Sekda dilakukan setelah penetapan APBD 2018 Perubahan, sekitar Juli 2018, katanya.

“Sebenarnya Pemda masih memiliki dana pada anggaran tak terduga. Tetapi, salah besar jika digunakan dulu biaya pembentukan Pansel,” katanya pula kepada wartawan, Selasa (05/06 – 2018).

Menurut dia, biaya paling besar penyelenggaraan seleksi tersebut pada seleksi bidang kesehatan. Semakin banyak peminat mendaftar maka semakin tinggi biaya diperlukan.

Peserta seleksi terbuka bagi para “Aparatur Sipil Negara” (ASN) di lingkungan Pemkab, maupun Pemerintah Kota/Kabupaten lain di Jawa Barat yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.

“Dari luar Garut juga boleh mendaftarkan diri. Asalkan sesuai aturan atau persyaratan. Sekarang kami memersiapkan panitia seleksi, dan Juli mendatang mulai bekerja,” imbuhnya.

Penjabat Sekda Garut sekarang, Uu Saepudin juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Garut berakhir Agustus 2018, setelah sempat diperpanjang tiga bulan, sejak Mei 2018.

Dikemukakan, hasil seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda itu diumumkan pada Juli 2018. Diharapkan Agustus 2018, Kabupaten Garut memiliki Sekda definitif, imbuh dia.

Kendati belum ada pengumuman resmi, di kalangan ASN lingkungan Pemkab beredar rumor Uu Saepudin memiliki kans paling besar menjadi Sekda definitif.

Sedangkan nama lain juga menjadi perbincangan sebagai calon Sekda antara lain Deni Suherlan (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Widiana (Inspektur Kabupaten Garut), Suherman (Kepala Dinas Perhubungan), dan Toni Tisna Somantri (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak).

******

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.