Kebakaran Ranggas Jalur Pendakian Cikurai dan Kaledong

0
4 views
Kaki Gunung Cikurai.
Warga Kampung Kaledong Ketika Kekeringan.

“Sengatan Matahari Kemarau Bisa Picu Kebakaran”

Garut News ( Ahad, 13/10 – 2019 ).

Peristiwanya terjadi, Ahad (13/10-2019), sekitar pukul 17.10 WIB berupa kebakaran yang meranggas lahan, dan kebun pada jalur lintasan pendakian lereng kaki Gunung Cikurai.

Dengan kondisi cuaca cerah menjadikan kepulan asap membumbung ke arah timur sehingga terlihat jelas dari jauh.

“Relawan juga masyarakat bergerak ke lokasi melakukan pemadaman. Dikhawatirkan api kian meluas tertiup angin kencang,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tb Agus Sopyan.

Dikatakan, berdasar laporan relawan jarak lokasi kebakaran dengan permukiman penduduk cukup jauh sekitar lima kilometer.

Namun belum diketahui sumber api penyebab kebakaran juga luas lahan terbakar.

Sedangkan sehari sebelumnya, warga dikejutkan kebakaran lahan kebun bambu dipenuhi ilalang kering di kaki Gunung Kaledong Kampung Kaledong Blok Cibonteng Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora, Sabtu (12/10/2019) malam.

Untungnya, kebakaran cepat diketahui warga sehingga bisa segera ditangani dan api tak menjalar lebih luas, apalagi ke arah permukiman penduduk  hanya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran.

Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 20.00 WIB langsung melaporkannya kepada warga lainnya, dan pihak terkait. Perangkat desa setempat, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Kadungora pun turun ke lokasi, dibantu dua unit pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Garut.

Kendati menggunakan alat pemadaman seadanya, mencegah penyebaran api ke wilayah lebih luas maka dilakukan penyekatan.

Api bisa dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Luas lahan terbakar mencapai sekitar 280 meter persegi.

Tidak diketahui sumber api penyebab kebakaran tersebut. Namun diduga karena faktor alam akibat kekeringan. Di lokasi kebakaran, selain pohon bambu dan ilalang kering, juga terdapat bebatuan.

“Kalau melihat medannya, bisa jadi akibat panas kemarau,” kata TB Agus Sopyan.

********

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here