Kawasan Perkotaan Garut Parah Dikepung Genangan Banjir

0
13 views
Jalan Pembangunan Garut Nyaris Jadi Kolam Renang.
Jalan Pembangunan Garut Nyaris Jadi Kolam Renang.

“Lintasan Badan Jalan Pembangunan Garut Nyaris Jadi Kolam Renang”

Garut News ( Rabu, 27/03 – 2019 ).

Mobilitas arus lalu lintas pada nyaris seluruh lintasan ruas jalan utama di wilayah perkotaan Garut, dan sekitarnya sempat tersendat total. Lantaran dikepung genangan banjir, Rabu ( 27/03 – 20-19 ) sore.

Nyaris Menyerupai Sungai.

Sehingga para pengguna jasa jalan terpaksa berhenti menunggu air surut. Meski sebagian bahkan kendaraannya mogok sebab memaksakan menerabas genangan banjir.

Lintasan ruas badan jalan yang parah diterjang banjir, di antaranya Jalan Suherman betulan depan Sub Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ciateul, dan kantor Pelayanan Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) kabupaten setempat.

Jalan Pembangunan Kerap Dilanda Banjir.

Ketinggian air pada ruas jalan provinsi tersebut mencapai sekitar satu meter. Tingginya genangan banjir menjadikan sejumlah pengendara roda dua maupun empat menepikan kendaraan di lokasi aman. Banyak pengendara roda dua tampak berjajar di depan SPBU menunggu surutnya genangan air.

Namun tak sedikit pula nekat memacu kendaraannya menerobos banjir. Kendati beberapa di antara mereka terpaksa mendorong kendaraan dibantu penduduk sebab mogok saat menerobos banjir.

Terusan Jalan Pembangunan Digenangi Luapan Comberan.

Petugas BPBD Ifan Firmansyah katakan, selain intensitas curah hujan tinggi, banjir melanda kawasan depan SPBU Ciateul karena meluapnya air dari selokan, dan aliran kali Ciojar persis berada di samping SPBU Ciateul, dan kantor Samsat.

“Banjir akibat luapan air sungai. Banyak kendaraan mati, dan menunggu. Banyak kendaraan bermotor menunggu karena takut (kendaraannya) mogok,” katanyanya.

Banjir di Kampung Panawuan Kelurahan Sukajaya Tarogong Kidul.

Banjir serupa juga terjadi di ruas Jalan Pembangunan depan komplek perumahan Pertamina; Jalan Terusan Pembangunan tepat belokan setelah kantor Kelurahan Pataruman; Jalan Merdeka depan kantor Pengadilan Negeri Garut, dan kantor Dinas Pemadam Kebakaran Garut, Kerkoff; dan Jalan Papandayan simpang Jalan Ciledug.

Genangan banjir di ruas Jalan Pembangunan bahkan membuat sejumlah anak tampak bergembira. Mereka berenang pada genangan banjir hujan-hujanan seakan tak menghiraukan kegalauan banyak orang atas kejadian banjir tersebut.

Dampak Membuang Sampah Sembarangan.

“Kalau diperhatikan, jalan yang kena banjir ini kan seperti langganan. Hampir setiap kali hujan deras turun, pasti banjir,” ungkap Ari (40) warga Margamulya Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul.

Dikemukakan, yang memperihatinkan, selain kerap banjir hingga membuat arus lalu lintas terganggu, kondisi badan jalan juga tak kurang berbahaya ketika banjir surut.

Sebab selalu meninggalkan lumpur, atau pasir dan bebatuan. Seperti terjadi di Jalan Terusan Pembangunan belokan selepas kantor Kelurahan Pataruman.

“Tak jarang, gundukan material pasir dan bebatuan di belokan Pataruman cukup tinggi dan lebar. Sehingga cukup membahayakan bagi pengendara terutama pengendara sepeda motor,” ujarnya.

Belum ada keterangan resmi BPBD Garut mengenai peristiwa banjir yang mengepung sejumlah ruas jalan perkotaan Garut tersebut.

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here