Kawasan Gunungapi Guntur Garut Dinyatakan Tertutup Pendakian

0
254 views

Garut News ( Senin, 20/07 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Lantaran peristiwa kebakaran melanda kawasan hutan Gunungapi Guntur Garut, Ahad (19/07-2015), maka kawasan gunungapi berlimpah bahan material vulkanik tersebut, dinyatakan tertutup bagi aktivitas pendakian kalangan pecninta alam, atawa masyarakat umum.

Kepala BPBD kabupaten setempat Dadi Zakaria katakan, penutupan kawasan berlangsung hingga Rabu (23/07-2015). Guna menghindari kemungkinan terjadi hal tak diinginkan, terkait masih adanya ancaman api kembali membesar dipicu kondisi cuaca kering serta angin cukup kencang.

Sekaligus menghindari kemungkinan jatuhnya korban sebab banyaknya aktivitas pendakian ke kawasan itu sejak Lebaran Idulfitri lalu, katanya.

“Kemarin (Ahad) saja ada sekitar 90 pendaki. Belum lagi Jum’at dan Sabtu juga banyak. Umumnya mereka pencinta alam asal Garut maupun luar Garut, seperti Bekasi, Bogor, dan Karawang. Kalau tak dicegah, kita khawatir terjadi sesuatu. Sebab meski api kelihatan padam, belum tentu seratus persen. Kalau ada angin kencang dan kondisi panas kering, bara kecil pun bisa membesar,” katanya.

Karena itu, pihaknya mengingatkan masyarakat lebih waspada serta selalu meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kawasan hutan Gunung Guntur dari ancaman kebakaran. Para pendaki masih ada di gunung juga diimbau segera turun sampai keadaannya aman.

Ditanya mengenai penyebab kebakaran, Dia nyatakan pihaknya masih menyelidiki. Apakah semata-mata karena faktor alam atau faktor kelalaian ulah manusia.

Dadi mengaku pihaknya maupun BKSDA kesulitan mencegah aktivitas pendakian karena banyak jalur akses masuk ke kawasan ini. Sedangkan jumlah petugas terbatas.

“Kalau masuk dari jalur Kampung Dukuh Citiis masih dapat terpantau. Tapi kan jalur masuk ke Gunung Guntur bukan satu. Ada dari jalur Cilopang, Rancabango, dan lainnya sulit terpantau,” ungkapnya.

Sedangkan menyangkut jumlah kerugian akibat kebakaran hutan, pihak BBKSDA lebih mengetahui karena kawasan konservasi tersebut merupakan kawasan BBKSDA.

Kebakaran hutan Gunungapi Guntur terjadi di Blok Rejeng, Ahad sekitar pukul 13.00 WIB. Kondisi cuaca kering disertai angin cukup kencang, sehingga titik api cukup sulit dikendalikan dan merambat hingga ke daerah jalur pendakian kawasan Taman Wisata Alam Curug Tiis.

Petugas BPBD Garut bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah V Garut dengan aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat pun bahu membahu berupaya melakukan pemadaman api.

Api padam menjelang tengah malam. Sedangkan luas kawasan terbakar mencapai sekitar 15-30 hektare.

Seluruh lapisan masyarakat diimbau agar menjaga lingkungan serta selalu meningkatkan upaya cegah dini atas kemungkinan ancaman kebakaran hutan di kawasan hutan lain di Kabupaten Garut.

Tak hanya kawasan gunung atau pegunungan melainkan juga bukit-bukit banyak terdapat di Kabupaten Garut ini. Semisal Gunung Papandayan, Cikurai, Karacak, Talaga Bodas, Sadakeling, Kaledong, dan Haruman.

“Kita juga mengirimkan surat ke BMKG menanyakan masa musim kemarau sekarang ini namun masih belum ada jawaban,” ungkapnya.

*******

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here