Kantor Kecamatan Sukawening Tak Lagi Layak Digunakan

0
94 views

“Kantor Kecamatan Sukawening Perlu Direlokasi”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 27/02 – 2016 ).

U. Haerudin.
U. Haerudin.

Bersamaan merebak-maraknya ragam prosesi puncak peringatan hari jadi ke-203 Garut 2016 (16 Pebruari 1813 – 16 Pebruari 2016). Komplek perkantoran Kecamatan Sukawening berkondisi tak lagi layak digunakan.

Lantaran selain berpelataran sempit dan tak memadai, juga diperparah kondisi aula atawa ruangan publiknya yang dibangun 1996, kini semakin nyaris ambruk rata dengan tanah akibat lapuk dan runtuhnya atap aula.

Padahal sarana tersebut, selama ini antara lain dimanfaatkan rapat “minggonan” (setiap pekan). Sekaligus sebagai wahana komunikasi pelbagai elemen dan komponen masyarakat dengan pihak pemerintahan setempat, ungkap para pemuka masyarakat dan pemuda Sukawening, termasuk Maman(35).

Kepada Garut News, mereka katakan pada kondisi cuaca sangat tak menentu bahkan kerap diguyur hujan angin, menjadikan komplek perkantoran kecamatan itu, terutama kondisi aulanya sangat “mencekam” rentan rubuh dan bisa membahayakan.

Sehingga patut segera direhabilitasi, malahan idealnya komplek perkantoran ini direlokasi ke tempat yang lebih memadai.

Camat Sukawening, U. Haerudin katakan, kegiatan rehabilitasi komplek perkantorannya diperlukan dana sekitar Rp500 juta.

Usulannya pun telah disampaikan kepada pihak Distarkim kabupaten setempat, yang hingga kini masih belum mendapatkan respon apapun.

Sedangkan kegiatan rapat minggonan, diselenggarakan bergantian maupun berkeliling pada setiap desa, di antaranya menyosialisasikan Undang-undang Nomor 6/2014 Tentang Desa, beserta peraturan turunannya.

Dikemukakan, pada 2016 ini antara lain memprioritaskan bisa segera terealisasinya peningkatan ruas badan jalan kabupaten sepanjang 3,5 kilometer.

Juga jalan kabupaten di Sukasono sejauh lebih empat kilometer, ungkap Camat Haerudin, antara lain menambahkan.

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here