Kalangan Parlemen Mengaku Kecolongan Langkah Bupati

0
9 views

Garut News ( Jum’at, 30/01 – 2015 ).

Foto : John  Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Kalangan parlemen dari Komisi A DPRD Kabupaten Garut kecolongan langkah bupati setempat Rudy Gunawan.

Lantaran mendadak-sontak secara diam-diam melantik 15 pejabat struktural eselon tiga, dan empat, Jumat (30/01-2015).

Ketua Komisi A DPRD Alit Suherman menyatakan, sangat heran sebab tak menerima undangan Pemkab pada pelantikan tersebut.

“Terus terang, kami juga heran. Sebagai mitra kerja, sekadar pemberitahuan pun tak menerimanya. Padahal Senin (26/01-15) kemarin, kita rapat kerja dengan BKD, tanpa membicaran rencana pelantikan hari ini,” ungkap Alit.

Dirinya mengetahui pelantikan pejabat lantaran banyak orang menanyakan soal itu. Alit pun heran dengan pelantikan pejabat terkesan mendadak.

Pasahal saat rapat dengan BKD, sempat disinggung kepastian status EK terkait kasus dugaan korupsi. Dalam rapat itu, jika EK diganti, akan ada 10 orang dilantik karena pergeseran kekosongan jabatan.

“Tetapi kenapa dilantik menjadi 15? Kenapa BKD tak menyampaikan pada rapat kerja?” sesal Alit.

Dikemukakan Alit, pada pelantikan sebelumnya, Komisi A juga tak mendapat pemberitahuan dan undangan.

Sedangkan sebelumnya, selaku mitra kerja pemerintahan dan kepegawaian, Komisi A selalu mendapat pemberitahuan dan undangan terkait hal ini.

Dia menyesalkan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab, terkesan tak terencana baik. Ancaman interpelasi pun sempat diwacanakan karena disinyalir terdapat sejumlah kejanggalan dan pelanggaran peraturan perundang-undangan pada beberapa kali mutasi dan rotasi pejabat sebelumnya.

Berdasar pantauan, pelantikan pejabat tersebut terkesan mendadak. Bahkan beberapa pejabat lain mengaku sama sekali tak menerima pemberitahuan.

Meski begitu, Rudy membantah pelantikan itu, mendadak.

“Tak mendadak. Ini melantik Pak Sutiarman menggantikan Pak Eutik akan pensiun. Pak Eutik dipindahkan menjadi staf di Asda 2. Dilantik itu hanya ada 4 orang, lainnya hanya pengukuhan. Tak mendadak, hanya mengisi jabatan kosong,” kata bupati.

*******

Noel, Jdh