Kadishub Terancam Diperkarakan Silang Sengkarut Trayek

0
65 views

Garut News ( Jum’at, 13/02 – 2015 ).

Wahyudijaya. (Foto : John Doddy Hidayat).
Wahyudijaya. (Foto : John Doddy Hidayat).

Silang sengkarut trayek “angkutan pedesaan” (angdes) di Garut ternyata masih berlanjut. Kendati terdapat pertemuan antara kedua belah pihak.

Sehingga Kepala Dishub Wahyudijaya kini terancam diperkarakan pada “Pengadilan Tata Usaha Negara” (PTUN) Bandung.

Lantaran, kesepakatan dihasilkan dinilai pemilik armada angdes baru, merugikan bahkan melanggar ketentuan. Karena itu mereka tak membubuhkan tanda tangan pada Berita Acara kesepakatan hasil musyawarah difasilitasi Dishub tersebut.

Hanya pihak kedua bersedia menandatangani Berita Acara itu, mewakili para pengusaha dan awak angkutan angdes lama.

“Saya dikuasakan pemilik kendaraan. Tetapi pada pertemuan itu saya tak diberi kesempatan memberikan penjelasan, padahal kami diberi kuasa,” ungkap penerima kuasa pemilik armada baru angdes Kadungora-Rancasalak, Somantri, Kamis (12/02-2015).

Kata Somantri, angdes Kadungora-Rancasalak miliknya beroperasi sesuai Surat Keputusan Bupati. Sehingga patut dipertanyakan ketika Dishub memosisikan pihaknya seakan bersalah.

Karena itu, Somantri mengancam membawa masalah tersebut ke jalur hukum.

“Kami menyiapkan pengacara. Rute kami lintasi selama ini justru berdasar SK Bupati. Tetapi kenapa Perbup kalah oleh kesepakatan salah? Kenapa Kadishub bertindak seperti itu?” ungkap Somantri.

Kepala Dishub Wahyudijaya menyatakan, pihaknya siap menghadapi gugatan ini. Dia menyebut hal itu merupakan risiko jabatan sebagai kepala dinas.

Menurut dia, persoalan angdes Kadungora-Rancasalak terkait penambahan satu armada baru sudah dimusyawarahkan sekitar sepuluh kali sejak Oktober 2014.

Namun hingga kini persoalan tersebut tak kunjung selesai.

“Masalah itu murni terjadi karena trayek. Nah sekarang yang perlu dibenahi itu hanya trayeknya,” katanya.

Pihaknya segera mengagendakan kembali pertemuan kedua belah pihak berselisih serta pihak terkait lainnya menuntaskan persoalan ini.

*********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here