Kabupaten Garut Mendesak Segera Perlukan Perbup Zakat

0
141 views
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd Aas Kosasih Bersama Bupati Setempat Juga Memberikan Penghargaan Kepada 15 Satuan Kerja Unit Pengumpulan Zakat.

“Masih Terdapat Penduduk Tempati 100 Ribu RTLH”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 16/11 – 2016 ).

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd Aas Kosasih Bersama Bupati Setempat Juga Memberikan Penghargaan Kepada 15 Satuan Kerja Unit Pengumpulan Zakat.
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd Aas Kosasih Bersama Bupati Setempat Juga Memberikan Penghargaan Kepada 15 Satuan Kerja Unit Pengumpulan Zakat.

Guna mewujudkan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Garut, maka kini kian mendesak segera diperlukannya “Peraturan Bupati” (Perbup) sebagai formula pelaksanaan “Peraturan Daerah” (Perda) kabupaten setempat Nomor 6/2014 Tentang Zakat. 

Bahkan dipastikan dengan terdapatnya Perbup tersebut, menjadi kelengkapan payung hukum bagi jajaran “Badan Amil Zakat Nasional” (Baznas) Kabupaten Garut bisa optimal menggali beragam potensi zakat, infak, dan shadakoh.

Pemberian Satunan Bagi 534 Tenaga Kerja Sukarelawan.
Pemberian Satunan Bagi 534 Tenaga Kerja Sukarelawan.

Mendesak segera diperlukannya Perbup itu, juga diakui Ketua Baznas kabupaten setempat Rd Aas Kosasih, ketika didesak pertanyaan Garut News seusai menggelar helatan penyerahan santunan kepada 534 tenaga kerja sukarelawan dari 15 satuan kerja perangkat daerah Pemkab, dan tenaga honorer Kemenag Kabupaten Garut.

Sekaligus dalam rangka pencanangan kebangkitan zakat di kabupaten ini, berlangsung di gedung pendopo kabupaten, Rabu (16/11-2016).

Lantaran tingkat kemiskinan penduduknya saat ini masih sekitar 13%, di bawah rata-rata kemiskinan Jawa Barat sekitar 11%, bahkan nasional sekitar 9%.

Rd. Aas Kosasih.
Rd. Aas Kosasih.

Penduduk miskin di Garut bahkan bertambah sedikitnya 2.525 kepala keluarga lantaran tertimpa bencana banjir bandang amuk Sungai Cimanuk belum lama ini.

Namun ungkap Aas Kosasih, sejauh ini pengumpulan zakat dari PNS Pemkab baru sekitar Rp8 juta per bulan, sehingga masih kalah jauh dengan disetorkan Kantor Kemenag Garut mencapai Rp76 juta per bulan.

Padahal dengan jumlah PNS Pemkab 19.000 PNS, zakat terkumpul bisa mencapai sekitar Rp1,3 miliar per bulan, katanya.

Sedangkan program diselenggarakan Baznas di kabupaten tersebut, terdiri 60 persen pemberian santunan  konsumtif, serta 40 persen santunan produktif.

534 Tenaga Sukarelawan.
534 Tenaga Sukarelawan.

Karena itu, sangat diharapkan bupati bersama jajarannya senantiasa mendorong muzaki untuk selalalu berzakat, termasuk segera terdapatnya Perbup mengenai zakat.

Bupati Rudy Gunnawan antara lain mengemukakan, di kabupatennya kini masih terdapat penduduk yang menempati 100 ribu “Rumah Tak Lahak Huni” (RTLH).

Malahan terdapat pula penduduk, yang selama empat tahun menunggu rumahnya direhabilitasi. Namun masih belum juga terealisasi hingga rumah tersebut, nyaris ambruk seluruhnya.

Pada rangkaian helatan itu, juga diberikan penghargaan pada 15 satuan kerja sebagai unit pengumpulan zakat.

 

*********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here