Kabid Bina Program Garut Ajak Berkontribusi Konstruktif

0
11 views
Gun Gun Sukma Utama, ST.
Membangun Jalan Baru.

“Upaya Memupus Ketimpangan”

Garut News ( Senin, 16/03 – 2020 ).

Kepala Bidang Bina Program pada Dinas ‘Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang’  (PUPR) Kabupaten Garut, Gun Gun Sukma Utama, ST mengajak seluruh komponen dan elemen masyarakat berkontribusi konstruktif pada upaya bersama pengembangan wilayah yang berkemajuan.

“Peranserta itu, di antaranya bisa berupa sumbang saran bahkan kritik dengan elegan sehingga dapat menjadi bagian dari solusi, dan tak menimbulkan permasalahan baru,” imbuhnya dengan nada humanis di ruang kerjanya, Senin (16/03-2020).

Menyusul disparitas pembangunan sejak lama menjadi isu penting lantaran beda perkembangan antardaerah tersebut, penyebab kesenjangan kesejahteraan dan kemajuan daerah,  yang tak hanya antara Jawa dan luar Jawa.

Hanya Kerap Masif Dilintasi Sapi.

Melainkan demikian pula di Kabupaten Garut, terutama antara daerah perkotaan dan pedesaan. Meski banyak hasil-hasil pembangunan bisa dirasakan, namun kesenjangan perkembangan wilayah masih terjadi.

Sehingga berdampak buruk terhadap kestabilan ekonomi dan politik. Maka upaya penanggulangan ketimpangan pembangunan wilayah, antara lain dengan penyebaran pembangunan infrastruktur transportasi termasuk jalan.

Dengan strategi pembangunan infrastruktur jalan yang tepat dalam kerangka pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi.

Diawali dengan menganalisis efek pembangunan jalan terhadap pendapatan tenaga kerja, modal dan lahan.

Kemudian menganalisis efek pembangunan infrastruktur jalan terhadap pendapatan rumahtangga, menganalisis efek pembangunan jalan terhadap pendapatan sektor-sektor produksi maupun destinasi, selain sektor pembangunan jalan dan jembatan.

Menganalisis peranan pembangunan infrastruktur jalan terhadap perubahan pendapatan rumahtangga, menganalisis dampak kebijakan pengembangan jaringan jalan terhadap ketimpangan pendapatan rumahtangga.

Agar ketimpangan antarwilayah berdasarkan pendapatan rumahtangga, maupun nilai tambah (PDRB) antarwilayah minimal bisa diturunkan, bahkan bisa memupus ketimpangan.

*******

Pelbagai Sumber/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here