Jika Didukung Cuaca/Jalan Memadai Cikembulan Lebihi Target Pengunjung

0
33 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Ahad, 29/11 – 2015 ).

Sarat Decak Kagum Pengunjung Atawa Wisatawan.
Sarat Decak Kagum Pengunjung Atawa Wisatawan.

Sepanjang musim liburan menjelang akhir 2015, seluruh pengelola Taman Satwa Cikembulan Garut menargetkan kedatangan wisatawan mencapai 30.000 pengunjung.

Bahkan Manajer Taman Satwa tersebut, Rudy Arifin, SE katakan dipastikan bisa melebihi  target itu, jika didukung kondisi cuaca cerah, serta sarana jalan memadai.

Sebab dengan kondisi sarana jalan selama ini, sebenarnya target 30 ribu pengunjung terbilang cukup berat, lantaran  realisasi intensitas kedatangan wisatawan setiap bulannya berkisar 10 ribu hingga 15 ribu pengunjung.

Asyik Bercengkerama.
Asyik Bercengkerama.

Padahal pihaknya menargetkan jumlah kunjungan selama rentang waktu 2015 mencapai 160 ribu pengunjung, ungkapnya, Ahad (29/11-2015).

Namun tetap optimistis karena pada liburan panjang sekolah, natal, dan pergantian tahun, merupakan salah satu puncak kunjungan wisata, selain hari libur Lebaran Idul Fitri.

“Hingga akhir November 2015 kunjungan baru sekitar 120.000. Jadi semestinya target kita pada liburan akhir tahun mencapai 40.000. Namun diharapkan target kita bisa dicapai. Setidaknya 30.000 pengunjung,” imbuh Rudy pula.

Kendati umumnya, jumlah kunjungan wisata ke Taman Satwa Cikembulan cenderung mengalami peningkatan. Sekadar catatan, selama empat bulan pertama sejak dibuka pertama kali pada 2009, wisatawan Taman Satwa Cikembulan mencapai 52.000 pengunjung.

Pada 2010 meningkat menjadi 114 ribu pengunjung. Disusul 2011 meningkat lagi menjadi 124.800 pengunjung.

Kembali dikemukakan, hambatan utama masih mengganjal selama ini sebenarnya bukan cuaca, melainkan kurang memadainya kondisi akses jalan masuk.

Baik dari arah Jalan Raya Kadungora, maupun dari arah kawasan objek wisata Situ, dan Candi Cangkuang Leles. Kondisi sarana jalan sempit malahan pada beberapa titik lokasi juga terdapat kerusakan.

Padahal, keberadaan Taman Satwa Cikembulan merupakan lembaga konservasi satwa itu, menjadi ikon wisata primadona di Jawa Barat, khususnya di Garut.

Pengunjung pun tak hanya wisatawan lokal Garut melainkan dari pelbagai daerah di Indonesia, bahkan tak sedikit berdatangan wisatawan mancanegara.

Dikatakan pula, keberadaan Taman Satwa Cikembulan pun selama ini terbukti mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi penduduk sekitar, dengan ragam jenis usahanya.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here