Jelang Akhir Tahun BKSDA Tutup Penambangan Guntur

0
133 views

Garut News ( Rabu, 31/12 – 2014 ).

Gunungapi Guntur, Garut, Jabar.
Gunungapi Guntur, Garut, Jabar.

Menjelang pergantian tahun 2014-2014  “Balai Konservasi Sumber Daya Alam” (BKSDA) Wilayah III Ciamis termasuk Garut menutup resmi aktivitas ilegal penambangan pasir, dan batu pada kawasan konservasi Gunungapi Guntur, Rabu (1/12-2014).

Penutupan penambangan liar tersebut, ditandai pemasangan sepuluh portal sehingga menutup akses jalan masuk mobilitas para penambang.

Sepuluh portal permanen dipatenkan atawa sama sekali tak bisa dibuka itu, terdiri enam unit dipasang pada Blok Citiis.

Serta empat unit portal di Blok Cilopang, ungkap Kepala Bidang KSDA Wilayah III Ciamis M. Djundjun, MM didampingi Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut pada BBKSDA Jabar, Toni Ramdhani.

Pesona Tapal Kuda Gunungapi Guntur.
Pesona Tapal Kuda Gunungapi Guntur.

Proses penutupan dan pemasangan sepuluh unit portal ini, berlangsung kondusif terselenggara dengan dukungan dari jajaran Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, Bappeda, Distarkim, Dishut, Dinas LHKP, SDAP serta jajaran pemangku kewajiban lainnya.

Termasuk juga melibatkan lebih 30 personil Pam Swakarsa dan masyarakat peduli api.

Djundjun dan Toni Ramdhani mengemukakan, proses pengawasan dan pengamanan penutupan penambangan ilegal tersebut, melibatkan pelbagai unsur termasuk berbasiskan masyarakat peduli lingkungan, termasuk setiap menyelenggarakan patroli lapangan mereka dilibatkan.

Puncak Gunungapi Guntur.
Puncak Gunungapi Guntur.

Ditutupnya lokasi penambangan itu, masyarakat pengguna pasir dan batu bisa langsung memanfaatkan produk penambangan pasir di Tutugan Leles, yang dinilai legal.

Sedangkan proses alih profesi masyarakat penambang di Gunungapi Guntur, dikolaborasikan dengan jajaran Pemkab setempat.

Rangkaian proses penutupan dan pemasangan sepuluh portal ini, antara lain berdasar surat resmi bupati ditujukan pada para penambang.

Terkait Perda Nomor 29/2014 tentang RTRW 2011-2031 mengenai kawasan Gunungapi Guntur sama sekali tak ditetapkan sebagai wilayah pertambangan, katanya.

Pada bagian lain ketarangannya Toni Ramdhani katakan, segera menyerahkan delapan satwa dilindungi Undang-Undang RI dari Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga Sukabumi kepada Taman Satwa Cikembulan.

Pendaki Pemula di Gunungapi Papandayan.
Pendaki Pemula di Gunungapi Papandayan.

Kedelapan jenis satwa bakal segera diserahkan terdiri dua ekor Kakatua Tanimbar, seekor Kakatua Raja, Seekor Cenderawasih Minor, tiga ekor Berang-Berang, serta Seekor Julang Emas.

Dalam pada itu, kunjungan ke “Taman Wisata Alam” (TWA) Gunungapi Papandayan diprediksikan meningkat sepuluh hingga 20 persen dari kunjungan sekitar 3.346.

Disusul kunjungan ke TWA Talaga Bodas juga diprediksi meningkat 10-20 persen dari sekitar 3.000 pengunjung, serta kunjungan ke TWA Kamojang meningkat sama, dari sekitar 1.467 pengunjung pada rangkaian malam pergantian tahun 2014-2015.

********

Esay/Foto: John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here