Jaringan Irigasi Teknis Garut Kian Dikepung Perumahan

0
11 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 09/01 – 2016 ).

Jaringan Irigasi Potensial Kian Dikepung Bisnis Perumahan.
Jaringan Irigasi Potensial Kian Dikepung Bisnis Perumahan.

Foto berita Garut News pada akhir pekan ini, Sabtu (09/01-2016).

Mengangkat kondisi memprihatinkan, bahkan sangat miris.

Lantaran pembangunan irigasi teknis, dipastikan bertujan menunjang kesejahteraan kalangan masyarakat petani.

Tetapi dalam perkembangannya terakhir ini.

Malahan jaringan irigasi teknis tersebut, kian dikepung bisnis perumahan.

Areal Persawahan Potensial Juga Semakin Menyempit.
Areal Persawahan Potensial Juga Semakin Menyempit.

Menyusul semakin merebak-maraknya aktivitas alih fungsi lahan, juga kerap menjadi penyebab banjir pada kawasan Kota Garut, dan sekitarnya, nyaris setiap diguyur hujan deras.

Sebab daya serap air semakin lambat, juga diperparah kapasitas drainase kian tak memadai.

Namun mengantisipasinya sama sekali tak bisa merubah lintasan jaringan saluran air lama, lantaran kian dikepung pemukiman penduduk.

Sedangkan, aktivitas alih fungsi lahan pertanian produktif Garut berkisar 5-6 hektare setiap tahun sejak 2011.

Inilah Fenomena Sepetak Sawah di Garut, Selama Ini Masih bertahan Meski Posisinya Sangat Terjepit Bangunan.
Inilah Fenomena Sepetak Sawah di Garut, Selama Ini Masih bertahan Meski Posisinya Sangat Terjepit Bangunan.

 

Jaringan Irigasi Teknis, yang Terancam Punah.
Jaringan Irigasi Teknis, yang Terancam Punah.

Alih fungsi lahan merebak-marak pula, terutama di kawasan perkotaan. Terdiri Kecamatan Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, Cilawu, dan wilayah Kecamatan Garut Kota.

Itu juga berdasar data perizinan di BPMPT kabupaten setempat.

Tak diketahui jika yang tak ada izinnya, berapa luas”

 

*******