Isu Oplosan Diduga Tewaskan Kades Beserta Stafnya

0
78 views

Ilustrasi : Muhammad Erwin Ramadhan

Garut News ( Ahad, 08/11 – 2015 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Nyaris setiap seluruh penduduk di Desa Limbangan Barat Kecamatan Balubur Limbangan, Garut, Jawa Barat, sangat dikejutkan wafatnya “Kepala Desa” (Kades) Limbangan berinisial JJ, beserta stafnya berinisial AC secara berurutan hanya berselang sehari.

JJ meninggal dunia, Ahad (08/11-2015) sore, sedangkan AC(25) wafat sehari sebelumnya, Sabtu (07/11-2015) siang.

Sehingga merebak marak beredar isu pada masyarakat yang antara lain menyebutkan, keduanya meninggal lantaran diduga  over dosis menenggak “minuman keras” (miras) oplosan tetapi terdapat sebagian tetangga katakan JJ dan AC wafat disebabkan terserang penyakit jantung.

Meski keduanya sempat dilarikan ke RSU dr Slamet. Namun AC tak terselamatkan. Demikian pula JJ meninggal dunia pada perjalanan menuju rumah sakit.

Seorang keluarga pasien di ruang “Instalasi Gawat Darurat” (IGD) RSU tersebut juga katakan, kedua pasien itu wafat akibat over dosis menenggak miras. Ini diketahuinya dari sejumlah tetangga AC maupun JJ, turut mengantar ke rumah sakit.

Ungkapan senada dikemukakan seorang petugas IGD. Dikatakan, JJ maupun AC meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Keduanya juga tak sempat dimasukkan ke kamar jenazah lantaran langsung kembali dibawa pulang pihak keluarga.

Namun petugas enggan disebutkan namanya tersebut, menolak memerinci kronologis kejadian mengenai dugaan over dosis keduanya, dengan alibi bukan kewenangannya.

“Memang ada meninggal dunia karena over dosis. Tetapi tadi juga dibawa lagi keluarganya ke Limbangan,” katanya.

Seorang keluarga JJ pun enggan dicantumkan identitasnya membantah JJ maupun AC meninggal disebabkan over dosis. Ditegaskan keduanya meninggal dunia karena sakit.

“Memang benar saudara saya meninggal dunia. Tetapi karena sakit, bukan over dosis,” tandasnya.

Namun dia menagkui beredarnya isu keduanya wafat karena over dosis. Didera over dosis pun disebut=sebut bukan hanya JJ dan AC, melainkan terdapat seorang lagi. Namun selamat.

Ironisnya, pihak kepolisian juga manajemen RSU masih belum bersedia memberikan keterangan.

Direktur RSU dr Slamet sama sekali bungkam dikonfirmasi atas dugaan tragedi tersebut.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here