Istri Tewas Diduga Dibakar Suami Minta Motor

0
27 views

Garut News ( Senin, 15/12 – 2014 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Susi ibu tiga anak, yang dirawat inap di RSU dr Slamet Garut sejak Senin (08/12-2014) malam, akhirnya tewas mengenaskan meregang nyawa, Senin (15/12-2014) dini hari.

Lantaran sebelumnya diduga kuat dibakar suaminya sendiri, akibat keinginan membeli sepeda motor belum bisa dipenuhi istrinya.

Menurut penduduk seputar rumah korban termasuk Kholid Asaduddin(43) juga pemuka masyarakat katakan, Dadan berusia sekitar 39 tahun suami korban itu semula menyuruh istrinya berusia sekitar 38 tahun, agar segera menjual tanah warisan pemberian dari orangtua Susi.

Korban pun sempat menawarkannya pada kakak kandungnya sendiri, namun selain yang ditawari tanah tersebut mengatakan tak memiliki uang, juga sempat menyarankan jangan mudah menjual tanah sebab tanaman pangannya bermanfaat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tetapi jika sangat mendesak membutuhkan uang, kakak korban menyarankan agar menawarkan pada yang lain.

Sementara itu, diperoleh informasi sambil menunggu istri di rumah, suami korban menyiapkan minyak tanah sekitar tiga liter, meski sehari-harinya mereka memasak menggunakan tungku api kayu bakar.

Sekitar waktu maghrib, korban pulang ke rumah dengan tangan hampa, singkat ceritera suaminya langsung mengguyur istrinya dengan minyak tanah kemudian membakarnya.

Bahkan yang sangat tragis proses pembakaran itu pun, disaksikan langsung oleh ketiga anak kandung mereka.

Paling besar kelas enam SD, dan anak paling kecil berusia sekitar dua tahun, ketiga anak itupun ramai berteriak minta tolong, namun tak bisa keluar rumah karena seluruh pintu dan jendela rumah terkunci rapat.

Namun akhirnya kakak kandung korban bisa mengetahui peristiwa tragis itu, setelah anak korban paling besar berhasil menerobos keluar rumah.

Diperoleh informasi pula, suami korban sempat membakar kedua kalinya setelah menyakan pada istrinya apakah kamu sudah mati, kemudian dengan sakit luar biasa istrinya pun menjawab “teuacan” atawa belum.

Kemudian setelah membakar kedua kalinya, suami korban malahan berupaya mematikan kobaran api pada seujur badan istrinya hingga padam.

Ketika kakak kandung korban mendatangi rumah korban, korban dan suaminya mengaku peristiwa tersebut merupakan percobaan bunuh diri.

Tetapi setelah dua hari dirawat inap di rumah sakit, kakak kandung korban bisa mengorek informasi peristiwa ini lantaran suami membakar istrinya.

Pada dua hari pertama di rawat di rumah sakit pun, suami korban rajin menunggui istrinya menjalani proses penyembuhan.

Menyusul tabir kebohongan itu terbongkar, maka suami korban langsung ditahan pihak kepolisian hingga istrinya tewas mengenaskan meregang nyawa, lantaran luka bakar sangat parah dan tak bisa tertolong lagi.

Mereka penduduk Kampung Waruga Desa Bina Karya Kecamatan Bayuresmi, suami korban sehari-hari bertani dan bekerja serabutan.

Pembawaannya pendiam dan mudah disuruh atawa dimintai tolong oleh tetangganya, tak diketahui motip atawa maksud ingin memiliki sepeda motor tersebut, mereka pun selama ini mendiami rumah warisan dari orantua korban.

Informasi lain diperoleh di antaranya, suami korbvan pun kerap melakukan KDRT, bahkan pernah melakukan percobaan membakar rumah beberapa tahun lalu, namun disangka tetangga terbakar menghanguskan sebagian dapurnya.

********

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.