Investor “Keukeuh” Eksplorasi Situ Bagendit

0
36 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Ahad, 05/06 – 2016 ).

Sedot Pasir.
Sedot Pasir.

– Meski dinilai banyak kalangan ilegal bahkan sempat diminta Komisi B DPRD Garut menghentikan aktivitasnya.

Tetapi investor PT Banyuresmi Artha “keukeuh-peuteukeuh” atawa tetap bersikeras menyelenggarakanb eksplorasi kawasan Situ Bagendit di wilayah Kecamatan Banyuresmi.

Menyusul sejak dua hari terakhir, PT Banyuresmi Artha malahan nekat mengoperasikan kapal pengeruk pasirnya. Aktivitas pengambilan sampel material pasir berlumpur di areal situ tersebut, menjadi tontonan warga.

“Saya lihat sudah dua hari ini kapalnya beroperasi menyedot pasir dari situ,” ungkap Heri, salah seorang penduduk, Ahad (05/06-2016).

Deden Wahyudin.
Deden Wahyudin.

Selain mengoperasikan kapal pengeruk pasir, ngototnya investor juga diperlihatkan dengan tak diindahkannya permintaan DPRD agar plang kegiatan dipasang di sana dicabut lantaran dinilai liar.

Plang berukuran besar itu bertuliskan Kegiatan Normalisasi dan Pengerukan Situ Bagendit Dilakukan PT Banyuresmi Artha Kerjasama dengan Pemkab Garut.

Padahal kegiatan normalisasi atawa pengerukan itu masih dalam proses lelang dan belum ada pemenangnya. Begitu pula kegiatan eksplorasi mengerahkan kapal pengeruk pasir ini, dinilai belum jelas perizinannya.

PT Banyuresmi Artha juga tetap melakukan kegiatan dengan mengklaim ada perjanjian kerja sama dengan Pemkab Garut. Padahal surat perjanjian tersebut tak pernah dibuktikan.

“Bupati juga beberapa kali kemari, sampai disuruh cepat laksanakan,” ungkap Direktur PT Banyuresmi Artha, Deden Wahyudin.

Dia pun menampik Komisi B meminta menghentikan kegiatan eksplorasinya. Dia mengklaim Komisi B justru menyarankan menyelesaikan perizinan tanpa harus menghentikan kegiatan.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Garut Dudeh Ruhiyat menegaskan, kegiatan eksplorasi itu melanggar peraturan, terutama mengenai perizinan.

“Keterangan dari beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, kegiatan dilakukan PT Banyuresmi Artha di Situ Bagendit tersebut memang tak berizin. Dinas SDAP saja tak pernah mengeluarkan rekomendasi. Jadi, apapun kegiatannya, mau eksplorasi atau normalisasi, selama tak ada izin dan melanggar ketentuan, kita tutup saja,” tandasnya.

********

( nz, jdh ).