“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun” Perintis BNN Garut

0
233 views
Almarhum Asep Sahrudin, SE (Dokumen, Selasa, 16/02 – 2016).
BNNK Garut.

“Kilas Balik BNNK Garut”

Garut News ( Rabu, 17/06 – 2020 ).

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun” Salahseorang Perintis Pendirian “Badan Narkotika Nasional Kabupaten” (BNNK) Garut, Asep Sahrudin, SE meninggal dunia, Selasa malam sekitar Pukul 23.00 WIB, lantaran sakit. “Semoga Almarhum Mendapatkan Rahmat Allah SWT”, Amien Ya Rabbal Alamien.

“Ya Allah, ampuni dan rahmatilah. Selamatkanlah dan maafkanlah. Berilah kehormatan untuknya, Juga bagi seluruh keluarga yang ditinggalkannya senantiasa mendapatkan kekuatan lahir bathin”.

Dokumen, Kamis, 21/11-2013.

Besarnya jasa Almarhum selama ini. Bersama Agus Juanda, SH, MH, Lucky Syafruddin, SE, Syam Sumaryana, SH, MH, serta JD. Hidayat juga rekan lainnya bersusah-payah merintis pendirian “Badan Narkotika Nasional Kabupaten” Garut sejak 2010 silam.

Asep Sahrudin, SE Bin Sutisna Wijaya, Lahir 15 Juni 1964, Wafat 16 Juni 2020. Meninggalkan seorang istri dan dua anak.

“Kilas Balik BNNK Garut”

Inilah Cikal Bakal BNNK Garut.

Berikut cikal bakal sarana penunjang operasional kegiatan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut, Jawa Barat, diawali dengan kondisi sangat memprihatinkan.

Namun pada 2010 an, kantor lembaga “non” kementerian ini bisa didirikan di kabupaten setempat. Meski hanya menempati sarana perkantoran pinjaman dari Pemkab.

Masih berkondisi sarat semak-belukar, kotor juga kumuh, dan berdebu nyaris seluruh bentangan sekat, serta dindingnya pun kusam, lapuk dan banyak bocor.

Selamat Jalan, Mantan Kepala Subag TU BNNK Garut, Dikebumikan, Selasa (17/06-2020), di Pemakaman Bratayuida Garut..

Sehingga, barangkali jangankan manusia, kecoak dan kutu busuk pun enggan melirik apalagi menyinggahinya.

Namun secara bertahap dengan bantuan dana hibah dari Pemkab, lima personil BNNK berupaya mulai membenahi kantor, mengecat dan melengkapinya dengan meubelar.

Termasuk melengkapi piranti termasuk peralatan ATK, guna menunjang kegiatan administrasi. Kendati “Bekerja duduk di lantai dingin juga kerap dijalaninya”.

Sedangkan kegiatan mobilisasi operasional, memanfaatkan satu unit mobil jenis “Carry” juga pinjaman dari Pemkab.

Acap membersihkan sendiri semak belukar yang mengepung sekitar kantor di Jalan Pembangunan, berhadapan dengan Bundaran Simpang Lima.

Kini, Alhamdullillah BNNK telah memiliki kantor megah bersumber APBN di jalan Patriot, personilnya pun tak lima orang lagi. Dibangun di atas tanah hibah dari Pemkab setempat pula.

Mungkin sekarang, jangankan manusia, makhluk halus pun menjadi segan meiliriknya. Sekaligus siapapun menjadi tertarik mendatanginya.

******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here