Inilah, Petisi Ormas Islam Indonesia Untuk Donald Trump

0
39 views
Ketika Lantang Petisi Tersebut Dibacakan, Ahad (17/12-2017) di Monas Jakarta.

“Indonesia Unites For Palestina”

Jakarta, Garut News (Senin, 18/12 – 2017 ).

Ketika Lantang Petisi Tersebut Dibacakan, Ahad (17/12-2017) di Monas Jakarta.

Inilah, petisi seluruh Ormas Islam Indonesia, yang diagendakan pada Senin (18/12-2017) pagi ini, langsung dikirimkan ke Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Indonesia Unites For Palestina.

Petisi tersebut, antara lain dihimpun Liputan Khusus Garut News di Silang Monas Jakarta, pada sepanjang Ahad, (17/12-2017). Sangat Indahnya Liputan Di Tengah Hakekat Persaudaraan Umat Islam. “Allahu Akbar… Allah SWT Maha Besar”, Betapa Sangat Kecilnya Kami Ummat Manusia, berikut ini : 

Pertama, Keputusan Donald Trump yang secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel telah mencederai keadilan dunia internasional, melanggar HAM dan merusak perdamaian antara Israel dan Palestina yang selama ini terus dilakukan PBB dan OKI. Oleh karena itu, keputusan itu harus dibatalkan dan dicabut secepatnya.

Dibidik Serius Fotografer Luar Negeri.

Kedua,  Jika Presiden Amerika Serikat tidak segera membatalkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, maka Amerika Serikat akan kehilangan legitimasi untuk menjadi penengah perdamaian antara Palestina dan Israel.

Ketiga,  Mendesak kepada semua negara agar menolak keputusan sepihak Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Keempat, Mendesak kepada semua negara yang selama ini memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, terutama negara-negara yang tergabung dengan OKI, agar memutus hubungan diplomatik dengan Israel atau tidak memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Keputusan Politik Trump, Juga Antara Lain Semakin Memersatukan Umat Islam Indonesia Untuk Melawannya.

Kelima, Mendukung hasil deklarasi keputusan konferensi negara-negara OKI di Istanbul, Turki pada 13 Desember 2017, dan menegaskan perlunya didorong upaya pencapaian hak-hak warga negara Palestina secara permanen, termasuk hak menentukan nasib sendiri dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem atau Al-Quds sebagai ibu kotanya.

Keenam, Jika Donald Trump tidak mencabut keputusan yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, maka kami mendesak PBB agar segera menggelar sidang istimewa untuk memberikan sanksi tegas kepada Amerika Serikat dengan opsi pembekuan Amerika Serikat sebagai anggota PBB, atau pemindahan markas PBB dari Amerika Serikat ke negara lain.

Sangat Indahnya Liputan Di Tengah Hakekat Persaudaraan Umat Islam. “Allahu Akbar… Allah SWT Maha Besar”, Betapa Sangat Kecilnya Kami Ummat Manusia.

Ketujuh, Mendesak DPR membentuk “panitia khusus” (Pansus) untuk meninjau kembali semua bentuk investasi dan bisnis Amerika Serikat yang ada di negara Indonesia.

A. Mengimbau, seluruh masyarakat Indonesia agar melakukan boikot terhadap seluruh produk perusahaan Amerika Serikat, dan Israel yang beredar di Tanah Air. Agar kita tidak bergantung dengan produk tersebut dan menggunakan produk sejenis karya anak bangsa.

B. Kita serukan negara-negara OKI dan masyarakat dunia agar memberikan bantuan dan meningkatkan saranan prasana kesehatan, pendidikan, tempat tinggal dan tempat-tempat ibadah bagi masyarakat Palestina.

Indahnya Kebersamaan, Anak Muda.

C. Kita mengimbau masyarakat Indonesia agar berdoa untuk kedamaian dan kemerdekaan Palestina dan kepada umat Islam agar membaca qunut nazilah saat salat fardu.

Nyaman, dan Aman Bro. Jauh Memarkir Mobil Pada Pinggiran Lintasan Jalan Sunyi, Ahad (17/12-2017), He–he.

Demikian Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, KH Anwar Abbas, di hadapan massa aksi solidaritas Bela Rakyat Palestina, Ahad (17/12-2017), lantang membacakan petisi penolakan terhadap keputusan politik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerusalem ibu kota Israel.

Penyair Ternama, Taufik Ismail Bersama Keluarga Seusai Membacakan Puisi Karyanya, “Palestina, Bagaimana Aku Bisa Melupakanmu”.

Ketua MUI Ma’ruf Amin membuka aksi Bela Palestina, dan berorasi selain menolak keras pernyataan Trump,  bahkan juga menyerukan memboikot segala hal berkaitan Amerika Serikat.

Petugas Tetap Concern Melayani Jasa Toilet Gratis di Silang Monas Jakarta, Ahad (17/12-2017).

“Islam bersatu, bela Palestina. Indonesia bersatu, bela Palestina. Bebaskan Palestina, boikot Amerika. Takbir,” imbuh Ma’ruf Amin, lantang.

Berbaris Tertib Seusai Aksi 1712 di Jakarta.

Antara lain dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur DKI, dan Gubernur Aher, Fadli Zon, Fahri Hamzah, serta para tokoh lainnya termasuk Ustadz Felix Siauw.

********

JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat.