Inilah Pesawat Pengobat “Galau” Bisa Memotret Bumi

Garut News ( Sabtu, 12/04 – 2014 ).

Pemanasan Sebelum Lepas Landas.
Pemanasan Sebelum Lepas Landas.

Liputan khusus foto berita akhir pekan ini, Garut News menyajikan piranti atawa pesawat pengobat “galau” maupun stres.

Sekaligus bisa dijadikan wahana “potret udara”, maupun sarana memotret tofografi atawa struktur tanah, dan bangunan dari udara.

Taufik Hendarman, Luncurkan Pesawatnya.
Taufik Hendarman, Luncurkan Pesawatnya.

Dipastikan lebih efisien dan efektif, dibandingkan memotret dari udara dengan pesawat terbang khusus.

Taufik Hendarman(43), memiliki seabreg pengalaman atawa jam terbang banyak, menja

Mengudara Melawan Gravitasi Bumi.
Mengudara Melawan Gravitasi Bumi.

di operator menerbangkan pesawat tanpa awak ini.

Di antaranya melakukan pemotretan dari udara, memenuhi pesanan membidik Pondok Pesantren Darul Arqom Garut.

Serta memenuhi pesanan memotret dari udara, salah satu komplek hotel di kawasan wisata Cipanas, Garut.

Dia pun, siap menerima pesanan foto dari udara dengan obyek lokasi rencana pembangunan perumahan, pertambangan, serta lokasi rencana perkebunan kelapa sawit.

Mengangkasa Membelah Udara.
Mengangkasa Membelah Udara.

Sejak 1994, Taufik Hendarman kerap menerbangkan jenis pesawat “Lowing” atawa sayap bawah ini, cukup mengemudikannya dengan “remote controle”.

Pesawat tanpa awak acap diterbangkannya, berkapasitas mesin sepuluh centimeter cubic (CC), seberat 2,5 kilogram.

Tetapi daya jelajahnya mencapai satu kilometer, pada ketinggian ratusan meter di atas permukaan laut (mdpl), bisa melesat berkecepatan penuh 80 kilometer per jam.

Melesat Cantik Bermanuver.
Melesat Cantik Bermanuver.

Sedangkan lama terbang, tergantung ketersediaan bahan bakar, meski umumnya berkisar sepuluh hingga 15 menit.

Pesawat foto udara tanpa awak, didesain khusus, bisa memotret kubangan atawa kaldera Gunungapi Guntur dari udara.

Operatornya, tak perlu berada pada daerah ketinggian.

Piawai Bersalto di Udara.
Piawai Bersalto di Angkasa.

Bahkan pesawatnya pun bisa dikendalikan otomatis, antara lain dilengkapi “GPS”, dan bisa kembali pada titik lokasi ketika pertama lepas landas, ungkap Hendarman.

“Pokoknya, pesawat dan beragam peralatan foto udara juga hasilnya, tak bakal hilang,” ungkap taufik.

Lelaki pengusaha ini, mengaku hobi pada dunia “aeromodeling” ini bisa menghilangkan stress atawa galau.

Siap Mendarat.
Siap Mendarat.

Sekaligus dijadikannya sarana hiburan segar, sehat, dan manarik, katanya.

Kepuasan bermanuver menerbangkan pesawat tanpa awak ini, juga diakui rekan Taufik, Bohim.

Terdapat kepuasan tersendiri, antara lain jika pesawat jatuh, setiba di rumah langsung memerbaikinya.

Hendak Kembali Menyentuh Bumi.
Hendak Kembali Menyentuh Bumi.

Kepuasan bathin juga dialami saat “mengutak-ngutik” pesawat rusak.

Bahkan, setiap sebelum menerbangkan, dilakukan pemeriksaan dan penyetelan mesin.

Kemudian memanaskannya.

Selanjutnya terbang bermanuver menembus angkasa.

Pesawat ini pun, bisa diperoleh dengan harga bervariatif, berkisar Rp5 juta hingga berharga ratusan juta rupiah, tergantung kapasitas, atawa daya jangkaunya.

pes9Kecepatan putaran baling-balingnya, berkisar 750 hingga 1.500 RPM.

Penerbangan menarik ini, berlangsung pada lintasan jalan alternatif, Garut, Jawa Barat.

Sambil “ngabuburit”, atawa jalan-jalan sore.

Sebelumnya, kerap diterbangkan seputar Lapangan Ciateul.

Mengisi Volume Frekuensi Sebelum Terbang.
Mengisi Volume Frekuensi Sebelum Terbang.

Meski menggunakan remote control, tetapi mengemudikan dan mengendalikannya, diperlukan kecerdasan.

Terampil, dan cepat mengambil keputusan.

Lantaran jika sedikit melamun, atawa “malaweung”, pesawat bisa menghujam bumi dan berkeping-keping.

 

*******

Bohim, Siapkan Pesawatnya Lepas Landas.
Bohim, Siapkan Pesawatnya Lepas Landas.

Pesawat ini pun, bisa diproduk dan dirancang sendiri.

Pengembangan minat dan bakat, dapat diterapkan pada hobi menerbangkan jenis pesawat tanpa awak ini.

Sehingga, pemiliknya juga bisa berinovasi dan berkreativitas tanpa batas.

Para Penerbang Jenis Pesawat Ini, Juga Memiliki Motto Dunia Penerbangan.

Pemeriksaan dan "Tun Up" Mesin Sebelum Terbang.
Pemeriksaan dan “Tun Up” Mesin Sebelum Terbang, Dilakukan Bohim.

“Angkasa Itu Luas, tetapi Tak Ada Tempat Melakukan Kesalahan”.

Dalam artian, jika terjadi kesalahan atawa kelalaian, bisa berakibat kecelakaan, atawa pesawat jatuh, bahkan mungkin sirna-menghilang ditelan alam.

Inilah Dinamika Kepuasan Bathin, kalangan tergabung “Aeromodeling Community” tersebut.

 

Selamat Berprestasi.

 

*******

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat,

( Perintis Pendirian “Lembaga Kantor Berita Nasional” (LKBN) Antara di Manokwari, Papua Barat ).

Related posts