Inilah Penyebab Partisipasi Pemilih Pilpres Dibawah Target

Garut News ( Senin, 21/07 – 2014 ).

Ade Sudrajat.
Ade Sudrajat.

Ketua KPU Kabupaten Garut, Ade Sudrajat kepada Garut News di ruang kerjanya, Senin (21/07-2014), katakan terdapat beberapa penyebab tingkat partisipasi pemilih pada Pilpres – Pilwapres di kabupaten ini, tak bisa memenuhi persentase ditargetkan.

Meski beragam upaya maksimal diselenggarakan, tetapi intensitas partisipasi pemilihnya 69,21 % atawa 1.250.119 pemilih dari total hak pilih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres sebanyak 1.843.733.

Angka partisipasi pemilih tersebut, tak mencapai angka ditargetkan KPU sebelumnya berkisar 70 hingga 74 persen.

Padahal pada Pileg/DPD, tingkat partisipasinya mencapai 73,91 persen, ungkap Ade Sudrajat.

Sedangkan penyebab tingkat partisipasi pemilih Kabupaten Garut pada Pilpres – Pilwapres tak bisa memenuhi target, di antaranya lantaran banyaknya penduduk merantau ke luar daerah.

Mereka masih enggan pulang, sebab menjelang Lebaran Idul Fitri 1435 H/2014.

Selain itu, terdapat penduduk pada beberapa daerah, seperti warga Kecamatan Leles menjelang memasuki Agustus, bahkan sejak awal Juli merantau ke luar Pulau Jawa, mereka berjualan bendera.

Sehingga banyak meminta format A5, malahan terdapat beberapa TPS didominasi kaum ibu-ibu, lantaran suami mereka merantau, seperti di Kecamatan Leles terdapat Kampung Bendera.

Menyikapi 22 Juli 2014 pengumuman hasil rekapitulasi suara dari KPU, diharapkan semua pihak bersama-sama menjaga kondusivitas, imbuh Ade Sudrajat, antara lain menyerukan.

“Prabowo – Hatta Menang Telak di Kabupaten Garut”

Pasangan Capres-Cawapres RI nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang telak, atas saingannya pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam raihan suara Pilpres-Pilwapres 2014 di Kabupaten Garut.

Ini berdasar hasil Rapat Pleno KPU kabupaten setempat tentang Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres 2014 tingkat Kabupaten Garut digelar di Gedung Intan Balarea, Rabu (16/07-2014).

Dari total suara sah sebanyak 1.235.812 suara, pasangan Prabowo-Hatta berhasil memeroleh sebanyak 886.613 (70,12%) suara.

Sedangkan Jokowi-JK hanya mendapatkan sebanyak 369.179 (29,88%) suara.

******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment